Pemerintah lakukan pemetaan tanah untuk peta digital di Kota Bitung
Rabu, 18 Januari 2023 4:59 WIB
Walikota Bitung Maurits Mantiri yang didampingi oleh Kepala BPN juga salah satu pemilik tanah, melakukan pematokan tanda batas tanah, di Bitung, Selasa (17/1/2023). ANTARA/Nancy L Tigauw
Manado (ANTARA) - Wali Kota Bitung Maurits Mantiri mengatakan pemerintah melakukan pemetaan tanah untuk peta digital, di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
"Kami melakukan gerakan masyarakat pemasangan batas tanah (gema patas) bersama pihak Badan Pertanahan Kota Bitung di lokasi Kelurahan Apela 1 Kecamatan Ranowulu Kota Bitung," kata Wali Kota Maurits Mantiri, di Bitung, Selasa.
Dia mengatakan dalam rangka peta digital untuk pemetaan tanah di Kota Bitung.
"Kami berharap semua proses administrasi menggunakan konsep digitalisasi," jelasnya.
Ia mengatakan atas nama pemerintah kota berterima kasih kepada BPN yang sudah bersinergi demi Kota Bitung yang kita cintai.
"Kami juga ingin ikut pada saat foto udara pemetaan tanah sehingga ketika masyarakat bertanya, kami bisa menjawab,” kata Maurits.
Wali kota mengatakan agar masyarakat memasang dan jaga tanda batas agar terhindar dari mafia tanah.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Bitung Budi Tarigan mengatakan diperkirakan ada sekitar 70 ribu bidang tanah dan 60 ribu bidang tanah sudah bersertifikat.
Ia mengatakan ada juga tanah yang belum sesuai posisi bidang tanahnya.
"Kita harapkan, adanya foto udara sehingga kita bisa buat pemetaan tanah. Kami mengimbau masyarakat untuk memasang tanda pada batas tanah yang dimiliki," jelasnya.
"Kami melakukan gerakan masyarakat pemasangan batas tanah (gema patas) bersama pihak Badan Pertanahan Kota Bitung di lokasi Kelurahan Apela 1 Kecamatan Ranowulu Kota Bitung," kata Wali Kota Maurits Mantiri, di Bitung, Selasa.
Dia mengatakan dalam rangka peta digital untuk pemetaan tanah di Kota Bitung.
"Kami berharap semua proses administrasi menggunakan konsep digitalisasi," jelasnya.
Ia mengatakan atas nama pemerintah kota berterima kasih kepada BPN yang sudah bersinergi demi Kota Bitung yang kita cintai.
"Kami juga ingin ikut pada saat foto udara pemetaan tanah sehingga ketika masyarakat bertanya, kami bisa menjawab,” kata Maurits.
Wali kota mengatakan agar masyarakat memasang dan jaga tanda batas agar terhindar dari mafia tanah.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Bitung Budi Tarigan mengatakan diperkirakan ada sekitar 70 ribu bidang tanah dan 60 ribu bidang tanah sudah bersertifikat.
Ia mengatakan ada juga tanah yang belum sesuai posisi bidang tanahnya.
"Kita harapkan, adanya foto udara sehingga kita bisa buat pemetaan tanah. Kami mengimbau masyarakat untuk memasang tanda pada batas tanah yang dimiliki," jelasnya.
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor : Jorie MR Darondo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Kota Bitung
Lihat Juga
Tujuh ABK Bintang Sakti Wakatobi diselamatkan kapal Genesaret 03 di perairan Lembeh
26 September 2025 20:47 WIB