Jakarta (ANTARA) - Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek, Jumeri
Mengatakan Kampus Mengajar dapat membantu menguatkan literasi siswa.
 

“Dengan hadirnya adik-adik mahasiswa ke sudut negeri melalui Kampus Mengajar maka akan membawa dampak yang besar bagi penguatan literasi dan numerasi siswa,” ujar Jumeri, saat melepas program Kampus Mengajar angkatan ketiga yang dipantau di Jakarta, Rabu.
 

Dia menambahkan Kampus Mengajar menghadirkan interaksi yang edukatif dan menyenangkan sehingga tercipta suasana saling mendukung antara mahasiswa dan siswa siswi SD dan SMP.


 

Jumeri berharap program itu akan menjadi sarana aktualisasi dan kepedulian mahasiswa untuk berkontribusi pada pendidikan bangsa sekaligus memberi inspirasi nyata bagi siswa di SD dan SMP.
 

“Semoga program ini memberi semangat dan motivasi bagai siswa di sekolah untuk terus belajar dan melanjutkan studi di jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” harap Jumeri.
 

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek, Nizam meminta mahasiswa untuk dapat memanfaatkan momentum itu dengan mendarmabaktikan kecakapan ilmu pengetahuan mereka.
 

“Curahkan semangat, sambil memberikan wawasan luas kepada adik-adik siswa siswi di SD dan SMP,” katanya.
 

Nizam menambahkan harapannya melalui Program Kampus Mengajar akan lahir generasi-generasi masa depan yang kompeten, peduli, dan inspiratif.
 

Peserta program Kampus Mengajar ketiga tersebut terdiri dari sebanyak 16.757 mahasiswa yang ditempatkan di 3.900 SD dan SMP di Tanah Air selama kurang lebih satu semester.


 


Pewarta : Indriani
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2024