Manado, (Antara Sulut) - Wisatawan mancanegara dari Amerika Serikat dan Jerman mendominasi kunjungan wisata di Provinsi Sulawesi Utara selama Mei 2012.

"Terbanyak kunjungi Sulut wisman AS 195 orang, disusul Jerman 188 orang, dan Singapura 161 orang, negara lainnya di bawah angka 100 orang," kata Kepala Badan Pusat Statistik(BPS) Sulut, Dantes Simbolon di Manado, Senin.

Dantes mengatakan, selama Mei 2012i Sulut dikunjungi 1.442 wisman yang berasal dari 17 negara.

Ke-17 negara yang mengunjungi Sulut, selain tiga negara tersebut, yakni Inggris (86 orang), Australia (84), Jepang (83), Belanda (75), China (50), Malaysia (44), Prancis (38), Hongkong (13), Filipina (10), Rusia (9), India (8), Korea Selatan (7), Taiwan (7), dan Thailand (5).

Dibandingkan dengan Mei tahun lalu, jumlah wisman yang melancong ke Sulut mengalami peningkatan tipis 0,42 persen, tetapi bila dibandingkan dengan April 2012, mengalami penurunan hingga 13,60 persen.

"April 2012, jumlah wisman yang mengunjungi Sulut tercatat sebanyak 1.669 orang, namun pada Mei turun menjadi 1.442 orang," kata Dantes.

Kendati mengalami penurunan dibandingkan April, tetapi BPS optimistis kunjungan ke daerah ini terus meningkat tahun ini, menyusul agenda kegiatan internasional berlangsung tahun ini.

"Sulut semakin dikenal sebagai salah satu daerah pelaksanaan berbagai kegiatan baik nasional maupun skala internasional, ini menjadi salah satu faktor utama pendorong kunjungan wisatawan ke Sulut," kata Dantes.

Selain itu, keindahan Taman Nasional Laut Bunaken masih tetap menjadi daya tarik tersendiri wisman dari berbagai negara melancong ke Sulut.

"Keamanan dan kenyamanan daerah yang tetap terjaga, menjadi faktor pendorong lain sehingga wisman berbagai negara mau datang ke Manado dan sekitarnya," kata Dantes. @antarasulutcom.

Pewarta : Guido Merung
Editor : Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026