Logo Header Antaranews Manado

China pasar potensial ekspor kelapa utuh

Jumat, 14 September 2018 08:00 WIB
Image Print
Gubernur Olly Dondokambey (foto: humas) (1)
Peran media sangat penting dalam menggugah petani kelapa di daerah terus meningkatkan produksi, kita cari langkah-langkah yang dapat memunculkan kesadaran masyarakat untuk kembali mencintai produksi lokal

Manado, (Antaranews Sulut) - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengatakan negara China menjadi pasar potensial ekspor kelapa utuh dan ini peluang meningkatkan kesejahteraan petani.

"Kenapa China meminta ekspor kelapa utuh? Alasannya, mulai air kelapa sudah bisa dimanfaatkan, dagingnya, begitupun dengan tempurung dan sabut kelapa," kata Gubernur Dondokambey di Manado, Rabu.

Semua, kata Dondokambey bisa dimanfaatkan, karena itu produk ekspor kelapa utuh memang memiliki nilai ekonomis tinggi. Kalau di kita saat ini belum semua kita manfaatkan.

Bendahara Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu mencontohkan, di daerah ini, dari kelapa utuh yang sudah dimanfaatkan hanya daging dan tempurungnya, sementara air dan sabut kelapa belum sepenuhnya digunakan.

"Pemanfaatan tempurung dan sabut kelapa masih dalam skala kecil karena biasanya digunakan untuk rumah-rumah makan yang ada di daerah ini. Ini prospek yang baik bagi petani apabila memaksimalkan produksi tanaman kelapa," ujarnya.

Gubernur berharap forum akademisi, kalangan dunia usaha, pemerintah, komunitas dan media terus berupa mencari terobosan agar produksi tanaman kelapa terus meningkat.

Apalagi, provinsi berpenduduk lebih dari 2,5 juta jiwa itu menjadi kluster kelapa nasional.

"Peran media sangat penting dalam menggugah petani kelapa di daerah terus meningkatkan produksi, kita cari langkah-langkah yang dapat memunculkan kesadaran masyarakat untuk kembali mencintai produksi lokal," ujarnya.

(K011).

(T.K011/B/G004/B/G004) 12-09-2018 19:01:09



Pewarta :
Editor: Christian Alberto Kowaas
COPYRIGHT © ANTARA 2026