
BMKG perkirakan tinggi gelombang perairan Sulut 2,5 meter

Manado (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan tinggi gelombang di lima perairan Sulawesi Utara (Sulut) dan sekitarnya mencapai 2,5 meter.
"BMKG mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang hingga 15 Februari 2026," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Bitung Ricky D Aror di Manado, Kamis.
Ketinggian gelombang antara 1,25 meter hingga 2,5 meter (sedang) tersebut diperkirakan terjadi di perairan Laut Sulawesi bagian tengah hingga timur, serta perairan Laut Maluku.
Begitu juga dengan perairan Kabupaten Kepulauan Talaud, perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe dan perairan Kabupaten Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro).
Ricky menjelaskan pada umumnya angin di utara Sulawesi dominan bertiup dari timur laut dengan kecepatan rata-rata antara 10 - 25 knot.
Kecepatan angin tersebut diperkirakan terjadi di hampir seluruh wilayah perairan utara Sulawesi.
Kecepatan angin tertinggi, kata dia, berpeluang terjadi di perairan utara Kabupaten Kepulauan Sangihe dan perairan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Kecepatan angin, kata Ricky, dapat menyebabkan terjadinya peningkatan tinggi gelombang di wilayah tersebut.
Dia berharap warga berhati-hati dan memperhatikan keselamatan bila melakukan aktivitas di wilayah perairan dengan tinggi gelombang kategori sedang tersebut.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
