Logo Header Antaranews Manado

Minahasa Utara Segera periksa pencemaran tambang emas

Rabu, 19 Desember 2012 19:34 WIB
Image Print
ilustrasi - Kegiatan tambang

Minahasa Utara, (Antara Sulut) - Bupati Minahasa Utara Sompie Singal segera membentuk tim untuk memeriksa dan mencari fakta tentang dugaan pencemaran limbah perusahaan tambang emas di Sulawesi Utara itu, yakni PT. Meares Soputan Mining (MSM).

"Akan saya bentuk tim," ujar Singal saat melakukan tatap muka dengan segenap wartawan di Minahasa Utara, Rabu.

Singal mengatakan bahwa jika terbukti adanya limbah, maka pihaknya akan segera menindaklanjuti hal itu sesuai prosedur.

"Akan kami ambil sampel kadar air yang mengaliri air sungai," ujar Singal.

Dia mengatakan bahwa MSM sudah melakukan berbagai upaya untuk proses pengoperasian pertambangan emas itu.

"Kalau ternyata ada indikasi limbah masyarakat, tentunya harus ditindaklanjuti dan MSM harus bertanggung jawab," katanya.

Singal mengatakan bahwa akan meletakkan sejumlah ikan untuk mengetes apakah air yang dihasilkan dari proses produksi tambang itu tercemar atau tidak.

"Jadi akan dilihat sejauh mana perkembangan ikan yang nantinya diletakkan pada air hasil proses produksi tambang MSM," imbuh dia.

Dia pun mendukung adanya pertambangan di Minut, namun harus menciptakan iklim yang baik, dalam artian harus menunjang segala hal berkaitan dengan masyarakat.

"Seperti halnya menciptakan tenaga kerja yang ada di Minut terutama warga disekitar tambang dan tidak memberikan dampak tidak baik khususnya soal kesehatan masyarakat, karena bagaimanapun masyarakat Minut adalah warga saya," katanya.

Pernyataan Bupati itu mencuat karena disinyalir daerah di sekitar pertambangan oleh MSM telah memberikan limbah cair yang dampaknya berimbas kepada masyarakat setempat, hingga akan merusak kesehatan lingkungan dari segala ekosistim yang ada.
(guntur/@antarasulutcom)



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026