Logo Header Antaranews Manado

Baru Delapan BUMN Laporkan PKBL ke Pemprov

Rabu, 23 Juni 2010 15:05 WIB
Image Print

Manado, (Antara News) - Dari 18 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Sulawesi Utara baru delapan yang melaporkan alokasi dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) tahun 2010 kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Kedelapan BUMN tersebut yakni Perum Pegadaian Rp800 juta, Askrindo Rp250 juta, PLN Rp1,06 miliar, Sucofindo Rp500 juta, Bank Negara Indonesia (BNI) Rp1,4 miliar, Bank Mandiri Rp1,73 miliar, Pertamina Lahendong Rp1,38 miliar, Telkom Rp1,65 miliar," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulut, Robby Assah di Manado, Rabu.

Dari kedelapan BUMN tersebut sudah tersalur 100 persen yakni BNI, Mandiri dan Askrindo sementara Pegadaian Rp450 juta (56 persen), Telkom Rp992 juta (60 persen).

Robby mengatakan dari kedelapan BUMN tersebut yang punya kepedulian terhadap koperasi yakni Perum Pegadaian dengan realisasi Rp50 juta.

Sedangkan untuk laporan alokasi bina lingkungan sebagai kepedulian terhadap lingkungan di mana perusahaan beroperasi, kata Robby hanya oleh PLN senilai Rp950 juta dan Bank Mandiri Rp780 juta.

BUMN lain yang belum melaporkan alokasi dana PKBL, kata Robby, agar menyampaikan laporan pelaksanaan dana ini, agar program ini terkoordinasi dengan baik.

"Koordinasi pelaksanaan PKBL sangat penting sehingga penerima dana ini dapat tersebar secara merata kepada usaha mikro kecil menengah," kata Robby.

PKBL merupakan salah satu sumber pendanaan yang diharapkan dapat membantu usaha kecil menengah mengatasi masalah klasik permodalan.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026