Gubernur dukung "nasi-daun" jadi kuliner khas Sulut
Minggu, 24 Juni 2018 16:39 WIB
Pemilik usaha Nasi Daun Tammy William Gerrits bersama Gubernur Sulut Olly Dondokambey. (1)
Manado, (Antaranews Sulut) - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mendukung produk pangan "nasi daun" menjadi kuliner khas daerah tersebut.
"Saat menemui Pak Olly Dondokambey, kami sudah mendapat dukungan dan tinggal mengurus kelengkapan berkasnya di instansi terkait," kata Pemilik Usaha Dapur Mama Jowie yang memproduksi "Nasi Daun Meyke Mariam Wowor" di Manado, Minggu.
Meyke mengatakan Nasi Daun konsepnya sangat sederhana yakni nasi putih dengan varian lauk ayam, tuna, roa, teri atau cakalang yang menjadi khas Sulut, dengan porsi mini, tapi rasa maksimal, dengan harga hemat, rasa mantap, hanya Rp5000 hingga Rp7000 saja perbungkus.
"Kami bersyukur Gubernur Sulut sangat mendukung produk kami ini untuk masuk sebagai makanan tradisional khas Sulut," katanya.
Dan, katanya, saat ini sedang berusaha untuk mengurus proses pendaftarannya di dinas terkait.
Membangun suatu usaha memang ada pasang surutnya, kata istri tercinta dari Tammy William Gerrits ini, walaupun berdiri sejak dua tahun lalu dan sempat mengalami penurunan usaha, namun bersyukur dengan usaha keras mampu bangkit kembali.
Di menjelaskan Nasi Daun saat ini bisa ditemukan di sejumlah ritel seperti Indomaret.
Sampai saat ini, katanya, sudah memproduksi puluhan ribu bungkus sejaj pertengahan Januari 2018.
"Sudah dijual di 8 Outlet Indomaret di kota Manado termasuk Bandara Sam Ratulangi," katanya.
Besar harapannya, selain produk kuliner Nasi Daun ini bisa menjadi produk tradisional khas Sulawesi Utara dan mendukung pariwisata daerah.
"Apa yang sudah kami alami ini bisa memberikan inspirasi dan motivasi bagi wirausaha atau UMKM lainnya untuk tidak berhenti, tetapi terus mencoba menggali potensi yang Tuhan sudah berikan," pungkasnya.
(T.KR-NCY/B/G004/G004) 24-06-2018 12:31:39
"Saat menemui Pak Olly Dondokambey, kami sudah mendapat dukungan dan tinggal mengurus kelengkapan berkasnya di instansi terkait," kata Pemilik Usaha Dapur Mama Jowie yang memproduksi "Nasi Daun Meyke Mariam Wowor" di Manado, Minggu.
Meyke mengatakan Nasi Daun konsepnya sangat sederhana yakni nasi putih dengan varian lauk ayam, tuna, roa, teri atau cakalang yang menjadi khas Sulut, dengan porsi mini, tapi rasa maksimal, dengan harga hemat, rasa mantap, hanya Rp5000 hingga Rp7000 saja perbungkus.
"Kami bersyukur Gubernur Sulut sangat mendukung produk kami ini untuk masuk sebagai makanan tradisional khas Sulut," katanya.
Dan, katanya, saat ini sedang berusaha untuk mengurus proses pendaftarannya di dinas terkait.
Membangun suatu usaha memang ada pasang surutnya, kata istri tercinta dari Tammy William Gerrits ini, walaupun berdiri sejak dua tahun lalu dan sempat mengalami penurunan usaha, namun bersyukur dengan usaha keras mampu bangkit kembali.
Di menjelaskan Nasi Daun saat ini bisa ditemukan di sejumlah ritel seperti Indomaret.
Sampai saat ini, katanya, sudah memproduksi puluhan ribu bungkus sejaj pertengahan Januari 2018.
"Sudah dijual di 8 Outlet Indomaret di kota Manado termasuk Bandara Sam Ratulangi," katanya.
Besar harapannya, selain produk kuliner Nasi Daun ini bisa menjadi produk tradisional khas Sulawesi Utara dan mendukung pariwisata daerah.
"Apa yang sudah kami alami ini bisa memberikan inspirasi dan motivasi bagi wirausaha atau UMKM lainnya untuk tidak berhenti, tetapi terus mencoba menggali potensi yang Tuhan sudah berikan," pungkasnya.
(T.KR-NCY/B/G004/G004) 24-06-2018 12:31:39
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Pasaman Barat menangkap tiga pelaku diduga pengedar daun ganja
13 October 2021 11:57 WIB, 2021
Penyerang Kolombia Luis Diaz dinobatkan pemain naik daun Copa America 2021
14 July 2021 5:58 WIB, 2021
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
PM Australia kunjungi Indonesia, Prabowo tawarkan Danantara jadi mitra investasi
06 February 2026 13:20 WIB