Makassar,  (Antaranews Sulut) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong program simpanan pelajar (Simpel) di Wilayah Sulawesi Maluku Papua (Sulampua)

"Kami melakukan ini agar potensi pelajar yang sangat banyak di Indonesia Timur tersebut sejak dini sudah mengenal jasa keuangan dan manfaat didalamnya," kata Kepala Regional 6 OJK Wilayah Sulawesi Maluku dan Papua (Sulampua)?Zulmi?usai acara pembukaan Pelatihan dan Media Gathering wartawan Sulampua OJK di Makassar, Senin.

Zulmi mengatakan jika sejak dini para pelajar telah diperkenalkan literasi keuangan, maka ke depan inklusi keuangan juga semakin tinggi di Indonesia," katanya.

Dia menjelaskan hingga posisi Januari 2018, jumlah rekening simpel di Wilayah Sulampua sudah sebanyak 475.235 rekening dengan dana sebesar Rp114,24 miliar.

Zulmi mengatakan jumlah tersebut tersebar di tujuh provinsi yakni Sulsel, Sulut, Sulteng, Sultra, Sulbar, Maluku dan Papua.

Rekening di Provinsi Sulsel sebanyak 188.186 rekening dengan dana sebesar Rp20,07 miliar.

Kemudian, katanya, di Provinsi Sultra 21.045 rekening, dengan jumlah dana Rp10,74 miliar. Provinsi Papua 197.036 rekening dengan dana Rp84,80 miliar dan merupakan terbesar diantara provinsi di Sulampua.

Provinsi Sulut 24.719 rekening simpel dengan dana sebesar Rp6,61 miliar, Provinsi Sulteng 19.980 rekening Rp3,49 miliar. Provinsi Maluku 44.299 rekening Rp6,27 miliar dan Provinsi Sulbar 6.027 rekening Rp1,18 miliar.

Dan, katanya, secara nasional ada sebanyak 8,04 juta rekening dengan dana sebesar Rp1,63 triliun.***3***







(T.KR-NCY/B/G004/G004) 26-02-2018 17:44:39

Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2024