Kadin Targetkan UMKM Sulut Masuk Pasar Ekspor
Rabu, 9 Agustus 2017 14:51 WIB
Ivanry Matu (1)
Manado, 9/8 (Antara) - Kamar Dagang Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menargetkan usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM) bisa masuk pasar ekspor.
"Kami menargetkan UMKM di Sulut bisa masuk pasar internasional," kata Wakil Ketua Kadin Sulut Ivanry Matu di Manado, Rabu.
Dia mengatakan Kadin menargetkan UMKM di Sulut bukan hanya naik kelas saja, namun harus berdaya saing.
"Karena kualitas selalu menjadi hal yang penting, dan aspek manajerial serta sistem harus dikuasai para UMKM," jelasnya.
Jika UMKM Sulut terlibat langsung dalam pasar ekspor serta memanfaatkan berbagai kebijakan pemerintah, apalagi Manado Bitung secara strategis cukup menunjang untuk kegiatan ekspor baik melalui transportasi laut maupun udara.
Dengan demikian, katanya, akan memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi maupun sumber pendapatan dan pengangguran karena UMKM selalu menciptakan lapangan pekerjaan.
Dia menjelaskan sektor ril akan mampu memberikan dampak cukup baik semua sektor yang ada di daerah.
"Jika UMKM di Sulut berkembang baik, maka kesejahteraan masyarakat semakin tinggi," katanya.
Saat ini produk ekspor Sulut masih hasil pertanian, perkebunan dan perikanan.
***3***
(T.KR-NCY/B/E008/E008) 09-08-2017 11:53:39
"Kami menargetkan UMKM di Sulut bisa masuk pasar internasional," kata Wakil Ketua Kadin Sulut Ivanry Matu di Manado, Rabu.
Dia mengatakan Kadin menargetkan UMKM di Sulut bukan hanya naik kelas saja, namun harus berdaya saing.
"Karena kualitas selalu menjadi hal yang penting, dan aspek manajerial serta sistem harus dikuasai para UMKM," jelasnya.
Jika UMKM Sulut terlibat langsung dalam pasar ekspor serta memanfaatkan berbagai kebijakan pemerintah, apalagi Manado Bitung secara strategis cukup menunjang untuk kegiatan ekspor baik melalui transportasi laut maupun udara.
Dengan demikian, katanya, akan memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi maupun sumber pendapatan dan pengangguran karena UMKM selalu menciptakan lapangan pekerjaan.
Dia menjelaskan sektor ril akan mampu memberikan dampak cukup baik semua sektor yang ada di daerah.
"Jika UMKM di Sulut berkembang baik, maka kesejahteraan masyarakat semakin tinggi," katanya.
Saat ini produk ekspor Sulut masih hasil pertanian, perkebunan dan perikanan.
***3***
(T.KR-NCY/B/E008/E008) 09-08-2017 11:53:39
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Jabar mengatakan kesejahteraan buruh dan industri harus adil
17 November 2021 14:53 WIB, 2021
Wakil Ketua MPR: mengatakan Revisi UU Kejaksaan akan sisipkan keadilan restoratif
04 November 2021 13:30 WIB, 2021
Gubernur Kepri:mengatakan Orang mengira Tanjung Pinang adalah Pangkal Pinang
04 November 2021 13:09 WIB, 2021
Wapres:mengatakan Penanganan COVID-19 di Indonesia masuk kategori terbaik
02 November 2021 13:34 WIB, 2021
Akademisi:mengatakan Penerapan keadilan restoratif mendesak untuk dilakukan
01 November 2021 13:09 WIB, 2021
Adik Gus Dur: mengatakan Deklarasi Bakti Nuswantara untuk kawal Pancasila
29 October 2021 14:34 WIB, 2021
Weliansyah : mengatakan Hasil buruk Semen Padang FC tanggungjawab saya
29 October 2021 12:42 WIB, 2021
Wapres: Mengatakan Kemiskinan tidak selesai hanya dengan memberikan bansos
22 October 2021 15:38 WIB, 2021
Anggota Komisi I:mengatakan "Data profiling" perlu diatur dalam RUU PDP
19 October 2021 13:16 WIB, 2021
TNI perbatasan: mengatakan Kerajinan tangan menenun warisan budaya bangsa
18 October 2021 8:52 WIB, 2021
Kepala Komite 1 DPD RI: mengatakan Kendala hukum surat ijo harus segera diatasi
13 October 2021 14:14 WIB, 2021