Manado (ANTARA) - Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe, Sulawesi Utara, memperkuat sinergi penanganan wilayah perbatasan dengan mengunjungi kabupaten kepulauan itu.
"Kunjungan kerja ini tidak hanya bersifat seremonial, namun menjadi wujud nyata perhatian TNI terhadap wilayah perbatasan," kata Kapendam Kolonel Kav. Sofyan di Manado, Rabu.
Kehadiran Pangdam, kata dia, diharapkan semakin memperkuat sinergi antara TNI dan Pemkab Sangihe dalam menjaga stabilitas serta mendorong pembangunan di wilayah kepulauan.
Dalam agenda kunjungannya, Pangdam dijadwalkan meresmikan Jembatan Garuda TNI AD yang berlokasi di Kampung Beha, Kecamatan Tabukan Utara.
Menurutnya, keberadaan jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Selain itu, Pangdam juga akan meninjau lokasi Koperasi Merah Putih di Kampung Lapango, Kecamatan Manganitu Selatan.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan ekonomi kerakyatan, khususnya di daerah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Menurut dia, kunjungan Pangdam sekaligus menjadi momentum untuk memastikan kesiapan satuan jajaran yang bertugas di wilayah perbatasan dalam menjaga kedaulatan negara.
"Melalui kolaborasi lintas sektor diharapkan kehadiran negara semakin dirasakan hingga ke wilayah terluar Indonesia," ujarnya.
Kunjungan Pangdam bersama rombongan disambut Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari dan Wakil Bupati Tendris Bulahari, didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Penyambutan bernuansa kearifan lokal tersebut menjadi simbol penghormatan masyarakat sekaligus mempererat ikatan kebersamaan.