Pemkot Bitung Dukung Percepatan Pembangunan Tol Manado-Bitung
Selasa, 6 September 2016 13:48 WIB
M Lomban (1)
Bitung, 1/9 (Antara) - Wali Kota Bitung Maxmillaan Jonas Lomban mendukung percepatan pembangunan jalan Tol Manado-Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) karena masih tersendat pembebasan lahan.
"Saya sudah titipkan aspirasi masyarakat kepada kepala BPN Wilayah Sulawesi Utara, sekiranya membutuhkan personil atau pun peralatan dalam mempercepat teralisasinya jalan Tol-Manado Bitung, kami akan segera membantu," kata Lomban di Bitung, Kamis.
Lomban mengatakan, kebutuhan jalan tol Manado-Bitung sudah sangat mendesak, karena padatnya kendaraan menuju Bitung dan Manado, sementara akses prasarana jalan saat ini sudah tidak memadai lagi.
Perintisannya sudah dimulai, namun masalah teknis di lapangan, kata Lomban, tentunya Pemerintah Kota Bitung dan segenap lapisan masyarakat akan mendukung sampai realisasi 100 persen.
Kondisi padatnya jalan Manado-Bitung pulang pergi yang biasanya ditempuh hanya dengan sebelumnya 50-60 menit, kini dengan kepadatan yang ada dapat mencapai dua atau tiga jam.
Menjawab pertanyaan soal masalah tanah yang menyebabkan terjadinya kendala tersebut, Lomban mengatakan, persoalan itu sementara diselesaikan dan bukan menjadi kewenangan Pemerintah Kota Bitung.
"Tetapi pihaknya akan terus mencarikan solusi bersama masyarakat yang wilayahnya di Kota Bitung menjadi lokasi pelintasan jalan tol," ungkap Lomban.
Sebagai Kota Industri dan memiliki Pelabuhan Samudera Bitung sebagai pelabuhan nasional, maka intensitas menuju Kota Bitung baik angkutan barang maupun penumpang sangat tinggi, sehingga mobilitas ini sangat perlu didukung dengan prasarana jalan tol.
Jalan tol tersebut mulai digagas sejak sejak 2014.
***1***
(T.SYS/B/E008/E008) 01-09-2016 15:29:20
"Saya sudah titipkan aspirasi masyarakat kepada kepala BPN Wilayah Sulawesi Utara, sekiranya membutuhkan personil atau pun peralatan dalam mempercepat teralisasinya jalan Tol-Manado Bitung, kami akan segera membantu," kata Lomban di Bitung, Kamis.
Lomban mengatakan, kebutuhan jalan tol Manado-Bitung sudah sangat mendesak, karena padatnya kendaraan menuju Bitung dan Manado, sementara akses prasarana jalan saat ini sudah tidak memadai lagi.
Perintisannya sudah dimulai, namun masalah teknis di lapangan, kata Lomban, tentunya Pemerintah Kota Bitung dan segenap lapisan masyarakat akan mendukung sampai realisasi 100 persen.
Kondisi padatnya jalan Manado-Bitung pulang pergi yang biasanya ditempuh hanya dengan sebelumnya 50-60 menit, kini dengan kepadatan yang ada dapat mencapai dua atau tiga jam.
Menjawab pertanyaan soal masalah tanah yang menyebabkan terjadinya kendala tersebut, Lomban mengatakan, persoalan itu sementara diselesaikan dan bukan menjadi kewenangan Pemerintah Kota Bitung.
"Tetapi pihaknya akan terus mencarikan solusi bersama masyarakat yang wilayahnya di Kota Bitung menjadi lokasi pelintasan jalan tol," ungkap Lomban.
Sebagai Kota Industri dan memiliki Pelabuhan Samudera Bitung sebagai pelabuhan nasional, maka intensitas menuju Kota Bitung baik angkutan barang maupun penumpang sangat tinggi, sehingga mobilitas ini sangat perlu didukung dengan prasarana jalan tol.
Jalan tol tersebut mulai digagas sejak sejak 2014.
***1***
(T.SYS/B/E008/E008) 01-09-2016 15:29:20
Pewarta :
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Airlangga Hartarto: UMP 2026 sudah pertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi
27 December 2025 8:00 WIB
Jimly Asshiddiqie sebut tersangka demonstrasi Agustus lalu sudah dibebaskan
11 December 2025 6:15 WIB
Baru tiga hari, film "Agak Laen: Menyala Pantiku!" sudah tembus 1,2 juta penonton
30 November 2025 18:21 WIB
KPK ungkap sudah minta keterangan sejumlah pihak terkait dugaan kasus Whoosh
31 October 2025 20:41 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Prabowo minta pengelolaan minerba dikelola optimal tingkatkan pendapatan Negara
29 January 2026 5:14 WIB
Jalani sidang "debottlenecking", Menkeu pastikan aduan pengusaha ditangani serius
27 January 2026 8:01 WIB