Jakarta (ANTARA) - Mantan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menekankan pentingnya memastikan kepentingan nasional untuk menjadi pedoman utama dalam setiap keputusan politik luar negeri, termasuk keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Marty menyampaikan apresiasi atas penjelasan Presiden Prabowo Subianto terkait konteks keputusan Indonesia bergabung dengan BoP. Dia mengatakan Presiden telah menegaskan bahwa kepentingan nasional akan menjadi landasan utama dalam keanggotaan Indonesia di BoP.
"Tentunya ditegaskan kembali berulang kali bahwa kepentingan nasional lah yang akan menjadi pedoman kita dalam keanggotaan ini. Dan kami berkeyakinan bahwasanya Bapak Presiden akan senantiasa memperhatikan hal itu," ujar Marty di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.
Ia menilai kondisi dunia yang saat ini penuh dengan ketidakpastian dan ketidakadilan bukanlah hal yang baru bagi Indonesia.
Menurutnya, Indonesia telah puluhan tahun menghadapi situasi global serupa dan tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif.
Berdasarkan penjelasan yang diterimanya, kata Marty, Indonesia memandang BoP sebagai bagian dari tindak lanjut resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), khususnya yang berkaitan dengan Gaza.
Lebih lanjut, Marty menegaskan, evaluasi berkelanjutan menjadi kunci agar keanggotaan Indonesia tetap sejalan dengan prinsip dan kepentingan nasional.
"Pandangan Indonesia adalah jelas yang tadi disampaikan Bapak Presiden bahwa ini bagian dari pelaksanaan resolusi PBB mengenai Gaza dan juga Indonesia akan terus-menerus mengevaluasi, akan terus-menerus mengedepankan kepentingan nasional kita," jelasnya.
Mantan Menlu Marty tanggapi Indonesia gabung BoP
Kamis, 5 Februari 2026 5:42 WIB
Mantan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2/2026). ANTARA/Maria Cicilia Galuh
Pewarta : Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor : Hence Paat
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menlu Belanda: Ancaman pemberlakuan tarif Trump untuk Eropa itu 'pemerasan'
19 January 2026 5:55 WIB
Prabowo pulang awal dari KTT ASEAN bukan karena insiden salah penyebutan nama
28 October 2025 21:29 WIB
Delapan negara teken deklarasi kemanusiaan di New York, termasuk Indonesia
22 September 2025 10:25 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Menhan Arab Saudi: Iran kian kuat jika Amerika Serikat tidak melanjuti ancaman
31 January 2026 17:32 WIB
Donald Trump umumkan 26 negara anggota Dewan Perdamaian Gaza, ada Indonesia
29 January 2026 5:53 WIB