Sosok Kartini Modern Mampu Tentukan Perkembangan Bangsa
Jumat, 22 April 2016 7:46 WIB
Gracia Karamoy (1)
Manado, (Antara) - Gracia Karamoy, salah satu wanita sukses mengatakan sosok Kartini modern yang baik mampu menentukan perkembangan suatu bangsa ke depannya.
"Kita berharap ke depan ada sosok Kartini di masa depan akan lebih menyeimbangkan apa tugas dan prestasi yang hendak ingin ia capai," kata Gracia yang juga sebagai Kepala Kantor Layanan PT BNI Wanea Manado di Manado, Kamis.
Dia mengatakan Kartini saat ini harus lebih mengutamakan kesejahteraan keluarga sebagai tanggung jawab utamanya, mendidik anak-anak menjadi amanah yang harus dijalankan sebaik-baiknya.
"Anak-anak adalah harapan bangsa bagaimana menjadi penerus yang akan lebih mensejahterakan bangsa," kata Gracia.
Sosok ibu yang utuh, katanya, sangat penting bagi perkembangan anak khususnya ketika ia masih dalam usia emasnya. Sang ibu lebih diutamakan bersama dan memberi pelajaran pertama yang baik bagi sang anak agar di masa depannya menjadi pribadi yang lebih baik untuk memimpin bangsa.
"Sosok kartini modern adalah penentu baik dan berkembangnya suatu bangsa," jelasnya.
Dia mengatakan hari ini tepatnya 21 April kita peringati sebagai Hari Kartini. Raden Ajeng Kartini merupakan pelopor Wanita Indonesia.
"Bersyukurlah kita wanita Indonesia yang telah pernah memiliki seorang pelopor pejuang nasib kaum wanita sehingga derajat dan martabat kaum wanita bisa terangkat," katanya.
Kepeloporan Raden Ajeng Kartini wajib diamalkan, wanita Indonesia telah memperoleh hak-hak sebagai wanita, sesuai dengan hak kaum laki-laki sebagai umat Tuhan yang tidak dibeda-bedakan.
"Namun kita sebagai wanita tak boleh semena-mena. Kita telah memperoleh "kebebasan" tetapi tidak boleh meninggalkan sifat-sifat kodrat sebagai wanita," katanya.
Apalagi sebagai wanita yang dibesarkan dalam tata cara adat ketimuran dimana wanita adalah lambang keluwesan, kelembutan, keindahan dan kesopanan.
Perjuangan cita Kartini masih perlu terus diperjuangkan. Masih banyak wanita-wanita Indonesia yang perlu perjuangkan nasibnya. Masih banyak yang membutuhkan uluran tangan.
"Oleh sebab itu, marilah kita tingkatkan partisipasi kita terhadap gelora pembangunan sekarang ini sehingga cita-cita Kartini segera dapat terwujud," pungkas wanita karir ini.***4***
(T.KR-NCY/B/G004/G004) 22-04-2016 00:49:55
"Kita berharap ke depan ada sosok Kartini di masa depan akan lebih menyeimbangkan apa tugas dan prestasi yang hendak ingin ia capai," kata Gracia yang juga sebagai Kepala Kantor Layanan PT BNI Wanea Manado di Manado, Kamis.
Dia mengatakan Kartini saat ini harus lebih mengutamakan kesejahteraan keluarga sebagai tanggung jawab utamanya, mendidik anak-anak menjadi amanah yang harus dijalankan sebaik-baiknya.
"Anak-anak adalah harapan bangsa bagaimana menjadi penerus yang akan lebih mensejahterakan bangsa," kata Gracia.
Sosok ibu yang utuh, katanya, sangat penting bagi perkembangan anak khususnya ketika ia masih dalam usia emasnya. Sang ibu lebih diutamakan bersama dan memberi pelajaran pertama yang baik bagi sang anak agar di masa depannya menjadi pribadi yang lebih baik untuk memimpin bangsa.
"Sosok kartini modern adalah penentu baik dan berkembangnya suatu bangsa," jelasnya.
Dia mengatakan hari ini tepatnya 21 April kita peringati sebagai Hari Kartini. Raden Ajeng Kartini merupakan pelopor Wanita Indonesia.
"Bersyukurlah kita wanita Indonesia yang telah pernah memiliki seorang pelopor pejuang nasib kaum wanita sehingga derajat dan martabat kaum wanita bisa terangkat," katanya.
Kepeloporan Raden Ajeng Kartini wajib diamalkan, wanita Indonesia telah memperoleh hak-hak sebagai wanita, sesuai dengan hak kaum laki-laki sebagai umat Tuhan yang tidak dibeda-bedakan.
"Namun kita sebagai wanita tak boleh semena-mena. Kita telah memperoleh "kebebasan" tetapi tidak boleh meninggalkan sifat-sifat kodrat sebagai wanita," katanya.
Apalagi sebagai wanita yang dibesarkan dalam tata cara adat ketimuran dimana wanita adalah lambang keluwesan, kelembutan, keindahan dan kesopanan.
Perjuangan cita Kartini masih perlu terus diperjuangkan. Masih banyak wanita-wanita Indonesia yang perlu perjuangkan nasibnya. Masih banyak yang membutuhkan uluran tangan.
"Oleh sebab itu, marilah kita tingkatkan partisipasi kita terhadap gelora pembangunan sekarang ini sehingga cita-cita Kartini segera dapat terwujud," pungkas wanita karir ini.***4***
(T.KR-NCY/B/G004/G004) 22-04-2016 00:49:55
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Jabar mengatakan kesejahteraan buruh dan industri harus adil
17 November 2021 14:53 WIB, 2021
Wakil Ketua MPR: mengatakan Revisi UU Kejaksaan akan sisipkan keadilan restoratif
04 November 2021 13:30 WIB, 2021
Gubernur Kepri:mengatakan Orang mengira Tanjung Pinang adalah Pangkal Pinang
04 November 2021 13:09 WIB, 2021
Wapres:mengatakan Penanganan COVID-19 di Indonesia masuk kategori terbaik
02 November 2021 13:34 WIB, 2021
Akademisi:mengatakan Penerapan keadilan restoratif mendesak untuk dilakukan
01 November 2021 13:09 WIB, 2021
Adik Gus Dur: mengatakan Deklarasi Bakti Nuswantara untuk kawal Pancasila
29 October 2021 14:34 WIB, 2021
Weliansyah : mengatakan Hasil buruk Semen Padang FC tanggungjawab saya
29 October 2021 12:42 WIB, 2021
Wapres: Mengatakan Kemiskinan tidak selesai hanya dengan memberikan bansos
22 October 2021 15:38 WIB, 2021
Anggota Komisi I:mengatakan "Data profiling" perlu diatur dalam RUU PDP
19 October 2021 13:16 WIB, 2021
TNI perbatasan: mengatakan Kerajinan tangan menenun warisan budaya bangsa
18 October 2021 8:52 WIB, 2021
Kepala Komite 1 DPD RI: mengatakan Kendala hukum surat ijo harus segera diatasi
13 October 2021 14:14 WIB, 2021