Manado (ANTARA) - Animo masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) membeli beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).

"Hampir setiap hari kami menggelontorkan beras SPHP melalui Polres dan TNI hingga mencapai 20.000 kilogram," kata Kepala Perum Bulog Sulutgo Ermin Tora, di Manado, Senin.

Ermin mengatakan penjualan beras SPHP berkolaborasi dengan Polda dan TNI di Sulut ternyata sangat lancar dan langsung menyentuh masyarakat hingga pelosok desa.

Beras SPHP yang dijual dengan harga Rp58 ribu per lima kilogram ternyata sangat diminati masyarakat.

"Kami menjamin kualitas beras SPHP sangat baik dan layak dikonsumsi," katanya.

Masyarakat, katanya, tidak perlu khawatir karena beras SPHP di gudang Bulog melalui penyimpanan dengan standar nasional.

Renny K, warga Kakas Barat, Kabupaten Minahasa sangat terbantu dengan adanya beras SPHP.

"Akhirnya beras yang selama ini hanya kami lihat di siaran TV, akhirnya bisa kami dapatkan dengan harga yang murah dari beras di pasar," katanya.

Pihaknya berharap, pemerintah akan terus menjual beras SPHP hingga ke desa, karena masyarakat di desa juga membutuhkan bahan pangan seperti warga di kota.


Pewarta : Nancy Tigauw
Editor : Hence Paat
Copyright © ANTARA 2026