Manado, 7/5 (AntaraSulut) - Lippo Group meresponi animo masyarakat di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang tinggi dalam membeli properti di Monacobay dengan menyiapkan harga khusus saat peluncuran Tower Kondominium Monaco Suites .

"Untuk menjawab permintaan yang tinggi dari masyarakat maka pada tanggal 9 mei 2015 nanti kami akan melaunching tower kondominium "Monaco Suites" di Manado, bagi yang melakukan transaksi waktu itu disiapkan harga khusus lebih murah tiga persen dari harga penawaran resmi," kata Associate Director Lippo Homes, Bambang Sumargono, di Manado, Kamis.

Bambang mengatakan kondominium ini tertinggi di Indonesia Timur dan berlokasi di area bisnis utama Kota Manado yakni kawasan Boulevard.

Peluncuran proyek residensial terbaru Lippo Homes bertajuk " Grand Preview Monaco Suites" juga mempersembahkan maket pertama di Indonesia yang menggunakan sistem "real water" yakni ada aliran air yang mengalir di dalam maket tersebut.

"Monaco Suites merupakan proyek pertama Lippo Homes yang mendapat respon luar biasa dari masyarakat," katanya.

Ternyata respon serta minat beli pemesanan untuk tower kondominium Monaco Suites sangat tinggi, hal ini menunjukkan prospek properti di kawasan Indonesia Timur sangat menjanjikan.

Monaco suites akan menjadi icon terbaru yang merupakan bagian dari pengembangan suatu "masterpiece integrated development Monaco Bay" yang akan dibangun di atas lahan seluas delapan hektare, dengan konsep resort mewah yang terintegrasi.

Kondominium Monaco Suites setinggi 40-an lantai yang terletak di atas lahan 2,2 hektare, merupakan tahap pertama pembangunan kompleks Monaco Bay.

Dia mengatakan Monaco Bay ini didesain oleh arsitek internasional DP Architects Singapore dan menawarkan pilihan unit kamar dengan luas 45 meter hingga 120 meter persegi yang terdiri dari satu hingga tiga kamar tidur.

Setiap lantai terdiri dari sembilan unit, sedangkan mengenai harga mencapai Rp800 jutaan dengan cicilan minimal Rp8 juta per bulan selama 3,5 tahun," jelasnya.***3***




Pewarta : Oleh Nancy Lynda Tigauw
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2024