BPJAMSOSTEK Sulut permudah pekerja informal mendaftarkan diri
Senin, 12 Agustus 2024 15:38 WIB
Kepala BPJAMSOSTEK Sulut Sunardy Syahid di Manado, Senin (12/8/2024). ANTARA/Nancy L Tigauw.
Manado (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Sulawesi Utara mempermudah pekerja informal di daerah itu untuk mendaftarkan diri sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Kami bekerja sama dengan provider agar masyarakat lebih mudah untuk menjadi peserta BPJAMSOSTEK," kata Kepala BPJAMSOSTEK Sulut Sunardy Syahid di Manado, Senin.
Dia mengatakan BPJS Ketenagakerjaan menyadari pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja Indonesia pada era saat ini.
Ia menjelaskan risiko-risiko yang dihadapi pekerja, antara lain kecelakaan kerja, hari tua, pensiun, kehilangan pekerjaan, dan kematian, membuat perlindungan ini menjadi kebutuhan prioritas.
Untuk memberikan kemudahan akses, BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Telkomsel melalui ComboFit Jamsostek, yang tersedia di Aplikasi My Telkomsel.
Program ini, katanya, memberikan kesempatan kepada pengguna Telkomsel untuk mendapatkan perlindungan dari risiko pekerjaan dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Paket ComboFit Jamsostek diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan perlindungan ketenagakerjaan dengan cara yang lebih mudah dan terjangkau.
"Kami optimistis bahwa kerja sama ini akan memberikan dampak positif bagi seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Paket ComboFit Jamsostek adalah paket "bundling" pertama di Indonesia yang menggabungkan layanan kesehatan dan jaminan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dalam satu solusi.
Dia mengharapkan dengan kemudahan ini, kesadaran masyarakat, khususnya di Kota Manado, terhadap pentingnya jaminan sosial semakin meningkat.
"Dengan adanya perlindungan ini, pekerja dapat lebih fokus dalam bekerja, sementara keluarga di rumah dapat merasa tenang dan aman," kata Sunardy.
"Kami bekerja sama dengan provider agar masyarakat lebih mudah untuk menjadi peserta BPJAMSOSTEK," kata Kepala BPJAMSOSTEK Sulut Sunardy Syahid di Manado, Senin.
Dia mengatakan BPJS Ketenagakerjaan menyadari pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja Indonesia pada era saat ini.
Ia menjelaskan risiko-risiko yang dihadapi pekerja, antara lain kecelakaan kerja, hari tua, pensiun, kehilangan pekerjaan, dan kematian, membuat perlindungan ini menjadi kebutuhan prioritas.
Untuk memberikan kemudahan akses, BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Telkomsel melalui ComboFit Jamsostek, yang tersedia di Aplikasi My Telkomsel.
Program ini, katanya, memberikan kesempatan kepada pengguna Telkomsel untuk mendapatkan perlindungan dari risiko pekerjaan dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Paket ComboFit Jamsostek diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan perlindungan ketenagakerjaan dengan cara yang lebih mudah dan terjangkau.
"Kami optimistis bahwa kerja sama ini akan memberikan dampak positif bagi seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Paket ComboFit Jamsostek adalah paket "bundling" pertama di Indonesia yang menggabungkan layanan kesehatan dan jaminan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dalam satu solusi.
Dia mengharapkan dengan kemudahan ini, kesadaran masyarakat, khususnya di Kota Manado, terhadap pentingnya jaminan sosial semakin meningkat.
"Dengan adanya perlindungan ini, pekerja dapat lebih fokus dalam bekerja, sementara keluarga di rumah dapat merasa tenang dan aman," kata Sunardy.
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor : Hence Paat
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah beri diskon 50 persen iuran JKK-JKM pekerja sektor transportasi
13 January 2026 11:58 WIB
Gibran apresiasi konser amal dan pendapatan film "Timur" bantu korban bencana
06 January 2026 7:19 WIB
Delapan negara teken deklarasi kemanusiaan di New York, termasuk Indonesia
22 September 2025 10:25 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
BMKG: Tiga kabupaten di Sulut berpotensi hujan lebat disertai angin kencang
06 February 2026 22:33 WIB
Badan Geologi minta masyarakat dan wisatawan tidak dekati kawah Gunung Lokon
06 February 2026 5:52 WIB
Insiden siswa SD bunuh diri karena tak mampu beli buku jadi atensi Presiden
05 February 2026 5:41 WIB