Timnas Inggris banyak dikritik, Harry Kane bela pelatih Southgate
Senin, 24 Juni 2024 7:44 WIB
Pelatih Inggris Gareth Southgate bersama striker Harry Kane pada laga Inggris vs Denmark di Frankfurt Arena, 20 Juni 2024. ANTARA/AFP/ADRIAN DENNIS
Jakarta (ANTARA) - Harry Kane membela pelatih Gareth Southgate yang dihujani kritik atas performa timnas Inggris dalam Piala Eropa 2024 di Jerman.
Inggris yang berstatus favorit juara hanya mengemas empat poin dari dua laga setelah imbang 1-1 melawan Denmark dan menang 1-0 atas Serbia.
Southgate dikritik tidak mampu menemukan taktik yang tepat untuk mengoptimalkan skuad Inggris yang bertabur pemain bintang sekelas Jude Bellingham, Phil Foden, Bukayo Saka, Trent Aexander Arnold. Bahkan pemain andalan Chelsea, Cole Palmer, hanya diparkir di bangku cadangan.
Kendati demikian, Kane mengatakan Southgate merupakan sosok tepat karena bisa membawa Three Lions ke final Piala Eropa 2020 meski dikalahkan Italia dalam final.
"Akan selalu ada orang yang mengkritik atau meragukannya, tapi rekornya berbicara sendiri. Kami benar-benar sukses," kata Kane sebagaimana diwartakan AFP pada Senin.
"Seperti kami semua, dia juga punya tekad untuk langkah selanjutnya dan memenangkannya dan itulah yang benar-benar ingin kami lakukan," kata striker Bayern Muenchen itu.
Kane berharap Inggris bisa mengambil pelajaran atas kesulitan mereka pada fase grup, kemudian tampil optimal dalam laga terakhir grup melawan Slovenia pada Rabu (26/6).
“Kami benar-benar yakin menang,” kata bekas penyerang Tottenham dan Leicester itu. "Saya rasa bukanlah hal yang buruk untuk melewati masa-masa sulit di awal."
Harry Kane yang tidak tampil penuh saat melawan Denmark menepis anggapan bahwa kondisi fisiknya sedang tidak prima pada Piala Eropa kali ini.
"Saya merasa bugar seperti yang saya rasakan sepanjang musim. Saya tahu saya ditarik keluar pada pertandingan kedua, tetapi itu tergantung pada pelatih yang ingin melihat hal berbeda dan menyegarkan para pemain depan," tutup Kane.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Harry Kane bela Southgate
Inggris yang berstatus favorit juara hanya mengemas empat poin dari dua laga setelah imbang 1-1 melawan Denmark dan menang 1-0 atas Serbia.
Southgate dikritik tidak mampu menemukan taktik yang tepat untuk mengoptimalkan skuad Inggris yang bertabur pemain bintang sekelas Jude Bellingham, Phil Foden, Bukayo Saka, Trent Aexander Arnold. Bahkan pemain andalan Chelsea, Cole Palmer, hanya diparkir di bangku cadangan.
Kendati demikian, Kane mengatakan Southgate merupakan sosok tepat karena bisa membawa Three Lions ke final Piala Eropa 2020 meski dikalahkan Italia dalam final.
"Akan selalu ada orang yang mengkritik atau meragukannya, tapi rekornya berbicara sendiri. Kami benar-benar sukses," kata Kane sebagaimana diwartakan AFP pada Senin.
"Seperti kami semua, dia juga punya tekad untuk langkah selanjutnya dan memenangkannya dan itulah yang benar-benar ingin kami lakukan," kata striker Bayern Muenchen itu.
Kane berharap Inggris bisa mengambil pelajaran atas kesulitan mereka pada fase grup, kemudian tampil optimal dalam laga terakhir grup melawan Slovenia pada Rabu (26/6).
“Kami benar-benar yakin menang,” kata bekas penyerang Tottenham dan Leicester itu. "Saya rasa bukanlah hal yang buruk untuk melewati masa-masa sulit di awal."
Harry Kane yang tidak tampil penuh saat melawan Denmark menepis anggapan bahwa kondisi fisiknya sedang tidak prima pada Piala Eropa kali ini.
"Saya merasa bugar seperti yang saya rasakan sepanjang musim. Saya tahu saya ditarik keluar pada pertandingan kedua, tetapi itu tergantung pada pelatih yang ingin melihat hal berbeda dan menyegarkan para pemain depan," tutup Kane.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Harry Kane bela Southgate
Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Editor : Hence Paat
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menlu Belanda: Ancaman pemberlakuan tarif Trump untuk Eropa itu 'pemerasan'
19 January 2026 5:55 WIB
Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026, Portugal vs Irlandia, Inggris vs Serbia
12 November 2025 6:11 WIB
Dua gelar diraih pebulutangkis Jonatan Christie di Eropa melebihi ekspektasi
03 November 2025 11:59 WIB