Manado (ANTARA) - Kementerian Agama terus menjaga keseimbangan pendidikan para siswa madrasah di Provinsi Sulawesi Utara.

"Saya terus mengingatkan pentingnya keseimbangan pendidikan bagi para siswa yaitu kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual," kata Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Utara Sarbin Sehe, di Manado, Jumat.

Kakanwil mengatakan pendidikan di madrasah bukan hanya mengejar kecerdasan intelektual bagi siswa, tetapi juga kecerdasan emosional dan spiritual harus seimbang.

"Sehingga bisa menghasilkan manusia yang unggul sebagai generasi penerus bangsa dan agama," ucapnya.

Kakanwil menambahkan jika keseimbangan pendidikan diabaikan, maka akan menghasilkan generasi yang pincang dan tujuan pendidikan nasional tidak tercapai.

"Kita bisa menghasilkan siswa yang cerdas secara intelektual, tetapi bisa saja jatuh pada sikap sekuler dan tanpa empati terhadap nilai-nilai kemanusiaan, karena kita kurang memperhatikan aspek emosional dan spiritual," kata Kakanwil.

Dengan memperhatikan aspek emosional, katanya, siswa bisa menjadi lebih peduli, perhatian dan penuh cinta kepada sesama manusia.

Demikian juga dengan memperhatikan aspek spiritual membuat siswa mampu bersyukur, tidak sombong dan memiliki keutamaan-keutamaan yang baik.

Hakikat pendidikan sesungguhnya adalah memanusiakan secara manusiawi. Karena itu pelayanan pendidikan yang diberikan harus terintegrasi dan seimbang bagi peserta didik seutuhnya.

Kakanwil mengingatkan para peserta untuk memperbaiki pola rekrutmen siswa madrasah agar menggunakan mekanisme asesmen sehingga pelayanan madrasah terhadap peserta didik memenuhi asas kemanusiaan sesuai dengan semangat hakikat pendidikan.