BPBD Sangihe: Warga Lapango yang jatuh di laut ditemukan meninggal dunia
Selasa, 20 Desember 2022 8:31 WIB
Ilustrasi - Perairan laut Kecamatan Manganitu Selatan Kabupaten Sangihe. ANTARA/Jerusalem Mendalora
Sangihe, Sulut (ANTARA) - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sangihe Wandu Labesi mengatakan, Wilson Rakinaung (60), pria asal Kampung Lapango Kecamatan Manganitu Selatan yang jatuh di laut pada Minggu (18/12) sore, telah ditemukan meninggal dunia.
"Wilson Rakinaung yang jatuh di laut setelah menebarkan jala di perairan Kampung Lapango, telah ditemukan meninggal dunia pada Senin pagi," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sangihe Wandu Labesi di Tahuna, Senin.
Menurut dia, masyarakat bersama pemerintah Kampung Lapango telah melakukan pencarian sejak Minggu malam namun belum berhasil menemukan korban.
"Upaya pencarian terhadap korban sudah dilakukan sejak informasi jatuhnya korban diterima warga, namun karena kondisi hujan dan laut bergelombang sehingga nanti ditemukan Senin pagi," kata dia.
Dia mengimbau kepada semua warga masyarakat agar tetap waspada melakukan aktifitas di laut dalam kondisi alam yang kurang bersahabat saat ini.
"Kami tetap mengingatkan agar warga tetap waspada saat melakukan aktifitas di laut," kata dia.
Camat Manganitu Selatan Hubert Manulong mengatakan, korban ditemukan oleh warga di lokasi tempat korban menebarkan jala dekat pantai.
"Korban ditemukan warga sudah mengapung di lokasi kejadian dekat pantai, dan langsung dimakamkan oleh keluarga," kata dia.
Dia juga mengimbau warga masyarakat di Kecamatan Manganitu Selatan agar selalu waspada saat cuaca ekstrem saat ini.
"Kami terus mengimbau agar selalu waspada saat beraktivitas baik di darat maupun di laut," kata dia.
"Wilson Rakinaung yang jatuh di laut setelah menebarkan jala di perairan Kampung Lapango, telah ditemukan meninggal dunia pada Senin pagi," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sangihe Wandu Labesi di Tahuna, Senin.
Menurut dia, masyarakat bersama pemerintah Kampung Lapango telah melakukan pencarian sejak Minggu malam namun belum berhasil menemukan korban.
"Upaya pencarian terhadap korban sudah dilakukan sejak informasi jatuhnya korban diterima warga, namun karena kondisi hujan dan laut bergelombang sehingga nanti ditemukan Senin pagi," kata dia.
Dia mengimbau kepada semua warga masyarakat agar tetap waspada melakukan aktifitas di laut dalam kondisi alam yang kurang bersahabat saat ini.
"Kami tetap mengingatkan agar warga tetap waspada saat melakukan aktifitas di laut," kata dia.
Camat Manganitu Selatan Hubert Manulong mengatakan, korban ditemukan oleh warga di lokasi tempat korban menebarkan jala dekat pantai.
"Korban ditemukan warga sudah mengapung di lokasi kejadian dekat pantai, dan langsung dimakamkan oleh keluarga," kata dia.
Dia juga mengimbau warga masyarakat di Kecamatan Manganitu Selatan agar selalu waspada saat cuaca ekstrem saat ini.
"Kami terus mengimbau agar selalu waspada saat beraktivitas baik di darat maupun di laut," kata dia.
Pewarta : Jerusalem Mendalora
Editor : Jorie MR Darondo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sebanyak 11 peserta ritual di Pantai Payangan Jember ditemukan meninggal
13 February 2022 19:31 WIB, 2022
Korban hanyut di Sungai Glagahan Bantul Yogyakarta ditemukan meninggal
29 February 2020 17:49 WIB, 2020
Korban tenggelam di Pantai Parangtritis Bantul Yogyakarta ditemukan meninggal
10 February 2020 10:06 WIB, 2020
Terpopuler - Kabupaten Sangihe
Lihat Juga
Pemkab Sitaro terbitkan imbauan ke camat terkait aktivitas Gunung Karangetang
01 April 2026 18:40 WIB