Sangihe, Sulut (ANTARA) - Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe Rinny Tamuntuan meminta warga di daerah itu tetap mewaspadai COVID-19 dengan mematuhi protokol kesehatan.

"Kami meminta kepada seluruh warga masyarakat di daerah ini agar tetap mewaspadai penularan COVID-19," kata dia di Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, Senin.

Sekalipun saat ini sudah tidak ada lagi warga setempat yang terkonfirmasi COVID-19, kata dia, bukan berarti harus mengabaikan protokol kesehatan.

"Sekalipun kasus COVID-19 sudah zero atau nol, namun protokol kesehatan masih harus tetap dipatuhi karena COVID-19 masih ada," kata dia.

Dia mengatakan pandemi COVID-19 sampai saat ini masih belum dihapus sebab COVID-19 memang masih ada sehingga memerlukan kewaspadaan dari semua masyarakat agar tidak terpapar.

Dia juga meminta keterlibatan dinas terkait untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan ketika beraktivitas ditempat umum.

"Semua dinas terkait harus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mereka tetap mematuhi protokol kesehatan," kata dia.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Sangihe, secara keseluruhan jumlah warga setempat yang terpapar COVID-19 sejak tahun 2020 sampai dengan saat ini 1.906 orang. Pasien sembuh 1.858 dan meninggal dunia 48 orang.

Pemerintah daerah setempat mengimbau semua warga tetap mematuhi protokol kesehatan seperti penggunaan masker.

"COVID-19 sampai saat ini masih ada sehingga warga diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan ," kata Kepala Dinas Kesehatan Sangihe Handry Pasandaran.

Pewarta : Jerusalem Mendalora
Editor : Jorie MR Darondo
Copyright © ANTARA 2024