Manado, (ANTARA Sulut) - Sebanyak 40 orang peserta mengikuti tes tertulis pemilihan nyong dan nona Manado tahun 2014.
"Para peserta sudah mendapatkan materi dan pengetahuan umum mereka diuji untuk melihat kemampuan intelektualnya untuk memilih 12 pasang nyong dan nona 2014," kata Sekretaris Daerah Kota Manado, Haefrey Sendoh di Manado, Selasa.
Haefrey mengatakan, untuk tes tertulis yang dimulai 16 Juni, materinya memang rata-rata berkisar pada pengetahuan umum tentang kepariwisataan, baik lokal maupun nasional dan yang terpenting adalah bagaimana penguasaan materi tentang Manado.
"Karena mereka akan menjadi duta wisata Manado dan Sulawesi Utara nanti, maka sudah seharusnya penguasaan tentang kondisi daerah dikuasai dengan baik," katanya.
Dia juga mengingatkan, agar seluruh peserta mempersiapkan diri dengan baik, karena tes yang akan dilalui cukup berat mulai dari kemampuan pengetahuan umum, kemudian berbahasa asing, talenta sampai pada tampilan fisik, apakah menarik dan bertubuh proporsional dalam pengertian tinggi dan berat badan sesuai atau tidak.
Ia juga mengajak para peserta seleksi untuk makin menambah pengetahuan dengan banyak membaca, dan membuka internet agar pengetahuan umumnya bisa bertambah dan pantas untuk menjadi duta wisata di Manado.
"Minimal pengetahuan tentang kepariwisataan harus dikuasai, sehingga benar-benar mampu mempromosikan dan menjual Manado di luar daerah bahkan ke mancanegara," katanya.
Selain mengingatkan peserta untuk menjalani tes-tes selanjutnya, Haefrey juga mengingatkan panitia pelaksana untuk memberikan pembekalan yang cukup kepada para peserta.
Ia mengatakan, dalam memberikan tes harus yang sesuai dengan materi yang diberikan, supaya seleksi pemilihan tersebut berjalan dengan benar, dan sesuai dengan aturan bukan karena ada maksud tersembunyi.
"Berikan tes sesuai dengan materi, jangan sembarangan atau asal-asalan karena tidak suka dengan calon nyong dan nona yang nilainya bagus," katanya.
"Para peserta sudah mendapatkan materi dan pengetahuan umum mereka diuji untuk melihat kemampuan intelektualnya untuk memilih 12 pasang nyong dan nona 2014," kata Sekretaris Daerah Kota Manado, Haefrey Sendoh di Manado, Selasa.
Haefrey mengatakan, untuk tes tertulis yang dimulai 16 Juni, materinya memang rata-rata berkisar pada pengetahuan umum tentang kepariwisataan, baik lokal maupun nasional dan yang terpenting adalah bagaimana penguasaan materi tentang Manado.
"Karena mereka akan menjadi duta wisata Manado dan Sulawesi Utara nanti, maka sudah seharusnya penguasaan tentang kondisi daerah dikuasai dengan baik," katanya.
Dia juga mengingatkan, agar seluruh peserta mempersiapkan diri dengan baik, karena tes yang akan dilalui cukup berat mulai dari kemampuan pengetahuan umum, kemudian berbahasa asing, talenta sampai pada tampilan fisik, apakah menarik dan bertubuh proporsional dalam pengertian tinggi dan berat badan sesuai atau tidak.
Ia juga mengajak para peserta seleksi untuk makin menambah pengetahuan dengan banyak membaca, dan membuka internet agar pengetahuan umumnya bisa bertambah dan pantas untuk menjadi duta wisata di Manado.
"Minimal pengetahuan tentang kepariwisataan harus dikuasai, sehingga benar-benar mampu mempromosikan dan menjual Manado di luar daerah bahkan ke mancanegara," katanya.
Selain mengingatkan peserta untuk menjalani tes-tes selanjutnya, Haefrey juga mengingatkan panitia pelaksana untuk memberikan pembekalan yang cukup kepada para peserta.
Ia mengatakan, dalam memberikan tes harus yang sesuai dengan materi yang diberikan, supaya seleksi pemilihan tersebut berjalan dengan benar, dan sesuai dengan aturan bukan karena ada maksud tersembunyi.
"Berikan tes sesuai dengan materi, jangan sembarangan atau asal-asalan karena tidak suka dengan calon nyong dan nona yang nilainya bagus," katanya.