Manado, 10/6 (AntaraSulut) - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Olvie Atteng mengatakan pemerintah mengawasi pedagang nakal jelang bulan suci Ramadhan 1435 Hijriah.
"Kami akan terus awasi pedagang yang sengaja memanfaatkan bulan suci Ramadhan dengan menaikan harga seenaknya," kata Olvie di Manado, Selasa.
Olvie mengatakan, pihaknya sudah membentuk tim pengawasan dan pemantauan yang setiap hari memantau pergerakan harga kebutuhan pokok, baik di pasar tradisional maupun swalayan.
"Setiap hari pergerakan harga dan stok selalu dipantau serta diawasi sehingga tidak terjadi gejolak harga dan kelangkaan," jelas Olvie.
Pemerintah, kata Olvie akan terus bekerjamsama dengan distributor dan pedagang pengumpul agar tetap menjaga pasokan, karena biasanya di saat perayaan hari keagamaan akan terjadi peningkatan permintaan.
Untuk harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Pinasungkulan Karombasan Manado, harga beras biasa mencapai Rp9.000 per kilogram (kg), Beras premium Rp9.500-Rp10.000 per kg.
Sementara itu harga daging sapi Rp87.500 per kg, ayam kampung Rp55.000 per kg, ayam daging broiler Rp24.000 per kg, kemudian minyak goreng dalam kemasan Rp17.000 per liter, minyak goreng curah Rp13.000 per liter, gula pasir Rp11.500 per kg, tepung terigu Rp800 per kg dan telur ayam Rp1.250 per butir.
Untuk cabai merah Rp19.000 per kg, cabai rawit Rp23.300 per kg, bawang merag Rp29.000 per kg, bawang putih Rp20.000 per kg dan tomat Rp10.000 per kg.
"Persediaan kebutuhan pokok di pasar tradisional dan swalayan mencukupi dan kami yakin tidak ada kelangkaan barang sampai Ramadhan nanti, "jelas Hanny.*
Pemerintah awasi pedagang nakal jelang Ramadhan
Selasa, 10 Juni 2014 12:08 WIB
Olvie Atteng (1)
Pewarta :
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah sasar investasi pariwisata Rp63,5 triliun, termasuk destinasi Likupang
21 May 2026 5:39 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Pemerintah sasar investasi pariwisata Rp63,5 triliun, termasuk destinasi Likupang
21 May 2026 5:39 WIB