Pertamina jamin soal ketersediaan stok pertalite di Kalimantan
Senin, 4 April 2022 14:49 WIB
SPBU menjual Pertalite di Balikpapan, Kalimantan Timur. ANTARA/HO - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan.
Tarakan (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan ketersediaan pasokan Pertalite aman di wilayah operasionalnya.
"Masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan pasokan bahan bakar jenis Pertalite," kata Area Manager Communication and CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria dalam keterangan tertulis yang diterima di Tarakan, Kalimantan Utara, Senin.
Dia menjelaskan bahwa ketahanan stok Pertalite hari Senin (4/4) sekitar 55.879 KL, sangat cukup memenuhi kebutuhan masyarakat Kalimantan hingga 10 hari ke depan dan penguatan stok dilakukan berkala sehingga pasokan Pertalite akan selalu aman.
Saat ini proses distribusi di lapangan dalam keadaan yang baik dan kondusif, setiap harinya Pertamina secara rutin mengirimkan pasokan Pertalite dari terminal BBM ke masing-masing SPBU di wilayah Kalimantan.
“Masyarakat tidak perlu khawatir, pasokan Pertalite dalam kondisi yang aman dan mencukupi sesuai kebutuhan. Namun terkadang karena jarak tempuh yang jauh antar terminal BBM ke lembaga penyalur membuat waktu tempuh yang lebih lama,” kata Satria.
Dia menegaskan bahwa harga Pertalite tidak mengalami kenaikan seiring dengan perubahan harga Pertamax dan memastikan harga jual Pertalite tetap yaitu Rp7.650 per liter.
Satria juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan bahan bakar sesuai dengan spesifikasi kendaraannya dan menggunakan BBM ramah lingkungan minimal dengan nilai oktan 92 serta membeli sesuai dengan kebutuhan.
Membeli tidak berlebihan apalagi harga minyak dunia masih menunjukkan tren kenaikan.
“Kami harap agar masyarakat mampu yang menggunakan kendaraan kekinian menggunakan bahan bakar berkualitas Pertamax Series, karena BBM minimal RON 92 lebih baik untuk kendaraan Anda,” kata Satria.
Bahan bakar minyak jenis Pertalite kini tengah menjadi sorotan, pasca penyesuaian harga Pertamax menyusul kondisi harga minyak mentah dunia yang terus melambung, pada tanggal 1 April 2022.
"Masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan pasokan bahan bakar jenis Pertalite," kata Area Manager Communication and CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria dalam keterangan tertulis yang diterima di Tarakan, Kalimantan Utara, Senin.
Dia menjelaskan bahwa ketahanan stok Pertalite hari Senin (4/4) sekitar 55.879 KL, sangat cukup memenuhi kebutuhan masyarakat Kalimantan hingga 10 hari ke depan dan penguatan stok dilakukan berkala sehingga pasokan Pertalite akan selalu aman.
Saat ini proses distribusi di lapangan dalam keadaan yang baik dan kondusif, setiap harinya Pertamina secara rutin mengirimkan pasokan Pertalite dari terminal BBM ke masing-masing SPBU di wilayah Kalimantan.
“Masyarakat tidak perlu khawatir, pasokan Pertalite dalam kondisi yang aman dan mencukupi sesuai kebutuhan. Namun terkadang karena jarak tempuh yang jauh antar terminal BBM ke lembaga penyalur membuat waktu tempuh yang lebih lama,” kata Satria.
Dia menegaskan bahwa harga Pertalite tidak mengalami kenaikan seiring dengan perubahan harga Pertamax dan memastikan harga jual Pertalite tetap yaitu Rp7.650 per liter.
Satria juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan bahan bakar sesuai dengan spesifikasi kendaraannya dan menggunakan BBM ramah lingkungan minimal dengan nilai oktan 92 serta membeli sesuai dengan kebutuhan.
Membeli tidak berlebihan apalagi harga minyak dunia masih menunjukkan tren kenaikan.
“Kami harap agar masyarakat mampu yang menggunakan kendaraan kekinian menggunakan bahan bakar berkualitas Pertamax Series, karena BBM minimal RON 92 lebih baik untuk kendaraan Anda,” kata Satria.
Bahan bakar minyak jenis Pertalite kini tengah menjadi sorotan, pasca penyesuaian harga Pertamax menyusul kondisi harga minyak mentah dunia yang terus melambung, pada tanggal 1 April 2022.
Pewarta : Susylo Asmalyah
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina lakukan uji coba implementasi pembelian BBM Pertalite gunakan QR Code
03 October 2024 16:20 WIB, 2024
Pertamina sosialisasikan ke masyarakat daftar QR Code penggunaan pertalite
03 September 2024 9:33 WIB, 2024
Pemkot Manado ajak warga registrasi QR Pertalite kendaraan dapatkan BBM
01 August 2024 10:16 WIB, 2024
Wacana kenaikan Pertalite dan gas elpiji bisa berdampak terhadap inflasi
07 April 2022 15:32 WIB, 2022
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Pertamina Corporate Wellness 2025, perwira diajak konsisten jalani hidup sehat
10 February 2026 19:37 WIB