Minahasa Tenggara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara meminta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di daerah itu memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

"Kami sangat berharap ada perhatian dari BPJS Kesehatan untuk terus memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat," kata Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara Bidang Administrasi Umum Elly Sangian di Ratahan, Selasa.



Dia mengatakan Pemkab Minahasa Tenggara bersama BPJS Kesehatan telah melakukan koordinasi untuk membahas peningkatan pelayanan kesehatan bagi semua anggota BPJS Kesehatan.

"Berbagai keluhan dari peserta BPJS kesehatan sering muncul, yakni validasi kepesertaan yang tumpang tindih, sehingga perlu dilakukan pemutakhiran data berkelanjutan," katanya.

Dia menambahkan Pemkab Minahasa Tenggara berkomitmen untuk mengikutsertakan masyarakat dalam kepesertaan BPJS Kesehatan.

"Kami berharap pelayanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan dimaksimalkan, sehingga tidak ada lagi keluhan dari masyarakat," ujarnya.

Elly menambahkan masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara yang menjadi peserta BPJS Kesehatan sekitar 20.000 orang terdiri atastenaga harian lepas (THL), perangkat desa, dan seluruh ASN.

"Sebagian BPJS Kesehatan ditangani pihak pemerintah lewat bantuan dari Dinsos," ucapnya.



Kepala BPJS Kesehatan Minahasa Tenggara Debby Lumbu memastikan pihaknya terus memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

"Kami terus melakukan pembenahan pelayanan di seluruh fasilitas kesehatan, karena itu menjadi komitmen kami," ujarnya.

Dia menambahkan pembenahan data peserta juga terus dilakukan dengan melakukan validasi. "Sekarang sudah semakin mudah dengan adanya aplikasi khusus untuk melakukan pemutakhiran kepesertaan," kata dia.

Pewarta : Jerusalem Mendalora
Editor : Jorie MR Darondo
Copyright © ANTARA 2024