Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan cakupan vaksinasi COVID-19 di Nusa Tenggara Barat (NTB) telah lebih dari 70 persen jelang ajang MotoGP Mandalika.
 

“Dengan percepatan vaksinasi saat sebelum dan sesudahnya (ajang MotoGP), karena ini masih dalam masa pandemi, maka diharapkan tidak terjadi lonjakan kasus,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.
 

Suharyanto menuturkan Nusa Tenggara Barat telah menyentuh angka lebih dari 96 persen untuk capaian vaksinasi dosis pertama dan lebih dari 80 persen untuk dosis kedua.
 

Pemerintah daerah dan dinas kesehatan setempat pun masih terus menggencarkan upaya pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga. Pihaknya turut membantu percepatan vaksinasi bersama pemerintah NTB sejak Jumat (12/3) hingga Jumat (18/3).


 

Sasaran vaksinasi itu menyasar kepada warga sekitar, siswa sekolah, pelaku usaha, pelaku wisata dan pelaku adat dan budaya, khususnya yang ada di Lombok Tengah agar dapat mengurangi risiko pemburukan jika terpapar COVID-19.
 

Adapula pembagian masker secara gratis bertujuan untuk mengurangi ancaman terpapar virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.
 

Menurutnya, Nusa Tenggara Barat khususnya Lombok Tengah, siap menyambut perhelatan MotoGP Mandalika 2022 serta membangun kepercayaan secara internasional terhadap Indonesia.
 

Keseriusan atas kesiapan tersebut juga mampu dilihat dari kondisi pandemi Nusa Tenggara Barat yang menjadi satu-satunya provinsi dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1.
 

Persiapan baik dari segi sarana seperti rumah sakit untuk menangani pasien COVID-19, prasarana maupun sumber daya manusia juga sudah dipastikan tersedia dengan baik.
 

“Kita siap menyambut MotoGP dan hal ini menjadi bentuk kepercayaan publik secara nasional maupun internasional terhadap Indonesia,” ujar Suharyanto yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 itu.
 


Pewarta : Hreeloita Dharma Shanti
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2024