Twitter akan batasi sebaran konten dari media Belarusia
Jumat, 11 Maret 2022 14:29 WIB
Arsip Foto - Logo Twitter terlihat di kantor pusat perusahaan di San Francisco, California, Jumat (4/10/2013). ANTARA/REUTERS/Robert Galbraith/am.
Jakarta (ANTARA) - Twitter Inc akan memberi label dan membatasi penyebaran konten dari media asal Belarusia, termasuk salah satunya kantor berita BelTa.
"Kami sudah melihat bukti bahwa media ini dan juga afiliasi mereka dengan Rusia, terlibat dalam perang informasi. Mereka menggunakan media dan aset lain yang mereka kendalikan untuk menyebarkan narasi yang menguntungkan mereka dan untuk membuat publik bingung serta mengalihkan publik dari apa yang sedang terjadi," kata kepala integritas di Twitter, Yoel Roth, dikutip dari Reuters, Jumat.
Pembatasan juga berlaku untuk Belteleradio dan sejumlah stasiun radio lainnya.
Akun-akun ini dibatasi dari hasil pencarian dan rekomendasi di Twitter.
Platform ini sejak beberapa tahun belakangan memberikan label kepada media yang berafiliasi dengan pemerintah suatu negara. Twitter sudah memberikan label ini kepada media di lebih dari 20 negara.
Roth mengatakan Belarusia saat ini menjadi prioritas karena berhubungan dengan konflik Rusia dengan Ukraina.
Belarusia menjadi salah satu tempat Rusia mengadakan serangan ke Ukraina. Sama seperti Rusia, sejumlah negara dan perusahaan membatasi kegiatan dengan Belarusia.
"Kami sudah melihat bukti bahwa media ini dan juga afiliasi mereka dengan Rusia, terlibat dalam perang informasi. Mereka menggunakan media dan aset lain yang mereka kendalikan untuk menyebarkan narasi yang menguntungkan mereka dan untuk membuat publik bingung serta mengalihkan publik dari apa yang sedang terjadi," kata kepala integritas di Twitter, Yoel Roth, dikutip dari Reuters, Jumat.
Pembatasan juga berlaku untuk Belteleradio dan sejumlah stasiun radio lainnya.
Akun-akun ini dibatasi dari hasil pencarian dan rekomendasi di Twitter.
Platform ini sejak beberapa tahun belakangan memberikan label kepada media yang berafiliasi dengan pemerintah suatu negara. Twitter sudah memberikan label ini kepada media di lebih dari 20 negara.
Roth mengatakan Belarusia saat ini menjadi prioritas karena berhubungan dengan konflik Rusia dengan Ukraina.
Belarusia menjadi salah satu tempat Rusia mengadakan serangan ke Ukraina. Sama seperti Rusia, sejumlah negara dan perusahaan membatasi kegiatan dengan Belarusia.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Akreditas dua ofisial Belarusia di Olimpiade Tokyo dicabut buntut kisruh tim
06 August 2021 8:43 WIB, 2021
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Jalani sidang "debottlenecking", Menkeu pastikan aduan pengusaha ditangani serius
27 January 2026 8:01 WIB