Bangunan pabrik sepatu di Sidoarjo terbakar
Rabu, 9 Maret 2022 19:27 WIB
Tangkapan layar kebakaran pabrik di Sidoarjo. (Antara Jatim/tangkapan layar/dody)
Sidoarjo (ANTARA) - Sebagian bangunan pabrik sepatu yang berlokasi di kawasan Wadung Asri, Waru, Sidoarjo mengalami kebakaran, Rabu petang sekitar pukul 16.30 WIB, sehingga membuat panik warga yang tinggal di sekitar lokasi tersebut.
Maulia salah seorang warga Wadung Asri saat dikonfirmasi, Rabu mengatakan, akibat kebakaran tersebut aliran listrik di rumahnya dipadamkan untuk sementara waktu.
"Ini kami menggunakan lilin, karena saat kebakaran terjadi sudah waktu petang (malam)," ujarnya.
Ia mengatakan, akibat kebakaran tersebut menimbulkan asap hitam yang membumbung tinggi dan membuat sejumlah pekerja pabrik tersebut berusaha menyelamatkan diri.
"Kawasan ini merupakan area padat penduduk, sehingga banyak pekerja yang pulang dari tempat kerja mereka. Selain itu, masyarakat di jalan banyak yang berhenti untuk mengabadikan kebakaran tersebut dengan menggunakan kamera pintar," ujarnya.
Salah seorang warga lainnya, Arie Kurniawan mengatakan, saat pulang kerja dirinya melihat asap tebal membumbung ke langit di atas kawasan pabrik.
"Warga di jalan banyak yang berhenti, sehingga menimbulkan kemacetan di ruas jalan yang menghubungkan Wadung Asri dengan Tambak Sumur," ujarnya.
Lebih dari lima unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kebakaran dan langsung dioperasikan untuk melakukan pemadaman. Petugas pemadam bergerak cepat dan melokalisir lokasi kebakaran, mengingat sangat dekat dengan pemukiman penduduk.
Hingga pukul 18.30 WIB, petugas masih berusaha memadamkan api akibat kebakaran tersebut. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran di kawasan padat penduduk itu.
Peristiwa kebakaran itu juga segera viral atau menyebar di sejumlah media sosial.
Maulia salah seorang warga Wadung Asri saat dikonfirmasi, Rabu mengatakan, akibat kebakaran tersebut aliran listrik di rumahnya dipadamkan untuk sementara waktu.
"Ini kami menggunakan lilin, karena saat kebakaran terjadi sudah waktu petang (malam)," ujarnya.
Ia mengatakan, akibat kebakaran tersebut menimbulkan asap hitam yang membumbung tinggi dan membuat sejumlah pekerja pabrik tersebut berusaha menyelamatkan diri.
"Kawasan ini merupakan area padat penduduk, sehingga banyak pekerja yang pulang dari tempat kerja mereka. Selain itu, masyarakat di jalan banyak yang berhenti untuk mengabadikan kebakaran tersebut dengan menggunakan kamera pintar," ujarnya.
Salah seorang warga lainnya, Arie Kurniawan mengatakan, saat pulang kerja dirinya melihat asap tebal membumbung ke langit di atas kawasan pabrik.
"Warga di jalan banyak yang berhenti, sehingga menimbulkan kemacetan di ruas jalan yang menghubungkan Wadung Asri dengan Tambak Sumur," ujarnya.
Lebih dari lima unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kebakaran dan langsung dioperasikan untuk melakukan pemadaman. Petugas pemadam bergerak cepat dan melokalisir lokasi kebakaran, mengingat sangat dekat dengan pemukiman penduduk.
Hingga pukul 18.30 WIB, petugas masih berusaha memadamkan api akibat kebakaran tersebut. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran di kawasan padat penduduk itu.
Peristiwa kebakaran itu juga segera viral atau menyebar di sejumlah media sosial.
Pewarta : Indra Setiawan
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim DVI Polda Sulut identifikasi 3 korban kebakaran Panti Werda Damai Manado
13 January 2026 21:56 WIB
DVI Biddokes Polda Sulut identifikasi 6 korban kebakaran Panti Werda Manado
10 January 2026 6:08 WIB
DPR dorong reformasi standar keamanan panti jompo setelah kebakaran di Manado
30 December 2025 17:48 WIB
TIM DVI Polda identifikasi empat korban kebakaran Panti Wreda Damai Manado
30 December 2025 14:44 WIB
Hashim Djojohadikusumo salurkan bantuan ke Panti Werdha Manado yang terbakar
30 December 2025 12:36 WIB
Polda Sulut identifikasi 16 korban meninggal kebakaran Panti Werda Damai Manado
29 December 2025 8:37 WIB
Polisi periksa Terra Drone terkait kebakaran menyebabkan 22 korban meninggal
10 December 2025 17:50 WIB