LKMI HMI Manado aksi damai Hari AIDS se-dunia
Minggu, 2 Desember 2012 10:04 WIB
Aksi LKMI. (Foto : Wahyudi) (1)
Manado, (Antara Sulut) - Dalam rangka memperingati Hari AIDS sedunia yang jatuh pada Sabtu, 1 Desember 2012, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) HMI Cab. Manado menggelar aksi damai yang berlokasi di Jl. Piere Tendean, depan Manado Town Square (Mantos).
Aksi damai berupa pembagian leaflet kesehatan berisi peringatan bahaya HIV AIDS, pembagian bunga mawar sebagai bentuk kepedulian dan dukungan untuk para penderita AIDS.
Puluhan mahasiswa membentangkan poster bertuliskan perlawanan terhadap HIV AIDS. Mereka mengajak para pengguna jalan ikut berperan dalam menyelematkan generasi muda dari penularan HIV AIDS dalam bentuk memberikan tanda tangan di kain putih yang telah disiapkan oleh panitia.
Direktur eksekutif LKMI HMI Cab. Manado, Wahyudi Hardi S.Ked mengatakan dalam aksi ini kami memilih tema "Getting to zero: zero new HIV infections. Zero discrimination. Zero AIDS related deaths". Mengikuti program WHO untuk 2011-2015 yang sekaligus menjadi tujuan dalam kegiatan ini.
Koordinator lapangan aksi, Fikry Ferdian,S.Ked mengatakan HIV AIDS tidak bisa disepelekan begitu saja sebab berpotensi kuat mengahancurkan bangsa.
Melalui momentum ini, kami mengajak masyarakat untuk peduli dan sadar bahwa AIDS ada di sekitar kita dan mengancam kehidupan kita jika tidak berhati-hati.
Berdasarkan pantauan yang dilakukan oleh LKMI HMI Cab. Manado, penyebaran HIV AIDS telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan. Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan mencatat, saat ini jumlah penderita HIV AIDS di Provisi Sulawesi Utara adalah sebanyak 1.116 orang.
Namun angka ini hanya fenomena gunung es. Sebab dipastikan dalam realitanya jumlah penderita dipastikan telah melebihi angka yang tercatat tersebut.
Salah satu pengguna jalan Christy, mengaku senang dengan sosialisasi yang dilakukan oleh LKMI HMI Cab. Manado. Cara ini bisa menambah pengetahuan masyarakat tentang HIV dan cara pencegahannya.
"Meski tidak tahu banyak, tapi paling tidak saat ini sudah mengerti apa itu penyakit HIV AIDS. Usaha-usaha semacam ini patut dilakukan untuk mencegah penyakit tersebut apalagi saat ini pergaulan anak muda di Manado tergolong bebas," katanya. @antarasulutcom.
Pewarta : Karel Polakitan
Editor : Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Sulut Update
Lihat Juga
Dankodaeral VIII kunjungi Talaud, masalah melibatkan prajurit TNI AL ditangani tegas
28 January 2026 6:15 WIB