Danrem 172/PWY tegaskan TNI menguasai Suru-suru
Selasa, 30 November 2021 15:07 WIB
Danrem 172 PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan. ANTARA/Evarukdijati
Manado (ANTARA) - Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan menegaskan TNI saat ini sudah menguasai Suru-suru usai penembakan yang dilakukan KSB.
Kondisi di kawasan itu sudah terkendali dan kini sudah ditempatkan 70 prajurit di Suru-suru termasuk prajurit tempur.
"Prajurit siap mengamankan wilayah itu dari gangguan KSB," kata Pangemanan seraya mengaku prajurit tidak bisa bertindak lebih jauh karena KSB berlindung di tengah masyarakat yang berada di sekitar tiga pulau.
Penembakan dilakukan KSB dari seberang sungai sehingga yang dilakukan prajurit melindungi warga masyarakat yang masih bertahan di Suru-suru.
Sebagian besar warga memang sudah mengungsi ke wilayah yang dianggap lebih aman dan tidak berada di pinggir sungai, ungkap Danrem 172/PWY Brigjen TNI Pangemanan.
Diakui, Senin (29/11) sempat terjadi kontak tembak saat penambahan pasukan hingga menyebabkan satu prajurit terluka.
Namun, dipastikan keamanan saat ini sudah dikuasai dan anggota diminta senantiasa siaga, tutur dia.
Ketika ditanya tentang warga yang mengungsi, Danrem 172 mengakui, namun itu dilakukan yang rumahnya di pinggir sungai karena KSB menembaki dari seberang sungai.
Masyarakat yang rumahnya di pinggir sungai mencari tempat yang aman hingga berlindung di dalam hutan, tambah Brigjen TNI Izak Pangemanan.
Kondisi di kawasan itu sudah terkendali dan kini sudah ditempatkan 70 prajurit di Suru-suru termasuk prajurit tempur.
"Prajurit siap mengamankan wilayah itu dari gangguan KSB," kata Pangemanan seraya mengaku prajurit tidak bisa bertindak lebih jauh karena KSB berlindung di tengah masyarakat yang berada di sekitar tiga pulau.
Penembakan dilakukan KSB dari seberang sungai sehingga yang dilakukan prajurit melindungi warga masyarakat yang masih bertahan di Suru-suru.
Sebagian besar warga memang sudah mengungsi ke wilayah yang dianggap lebih aman dan tidak berada di pinggir sungai, ungkap Danrem 172/PWY Brigjen TNI Pangemanan.
Diakui, Senin (29/11) sempat terjadi kontak tembak saat penambahan pasukan hingga menyebabkan satu prajurit terluka.
Namun, dipastikan keamanan saat ini sudah dikuasai dan anggota diminta senantiasa siaga, tutur dia.
Ketika ditanya tentang warga yang mengungsi, Danrem 172 mengakui, namun itu dilakukan yang rumahnya di pinggir sungai karena KSB menembaki dari seberang sungai.
Masyarakat yang rumahnya di pinggir sungai mencari tempat yang aman hingga berlindung di dalam hutan, tambah Brigjen TNI Izak Pangemanan.
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KSAD: Presiden ingatkan pimpinan beri penghargaan untuk prajurit berprestasi
10 February 2026 4:53 WIB
Dankodaeral VIII kunjungi Talaud, masalah melibatkan prajurit TNI AL ditangani tegas
28 January 2026 6:15 WIB
Terpopuler - Politik dan Hukum
Lihat Juga
Alasan Gerindra terima Dony Ahmad Munir jadi kader, ini penjelasan Sekjen DPP
14 February 2026 15:35 WIB