Manado (ANTARA) - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan pertemuan dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Mohammed bin Zayed (MBZ) Al Nahyan dan menerima jamuan makan siang bersama di Istana Al-Shatie, Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), Rabu.

Setelah itu, Presiden Jokowi akan melakukan peninjauan sejumlah rencana pembangunan infrastruktur di PEA, mulai dari kantor baru Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi, President Joko Widodo Street, hingga Masjid Presiden Joko Widodo, sebagaimana keterangan dari Biro Pers Sekretariat Presiden diterima di Jakarta, Rabu.

Presiden Jokowi juga diagendakan melakukan kunjungan ke Jubail Mangrove Park untuk melakukan peninjauan, sekaligus melakukan penanaman pohon. Mengakhiri rangkaian kunjungan kerja hari kedua di Abu Dhabi, Presiden Jokowi akan melakukan pertemuan dengan tokoh dan pebisnis PEA.
 

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan di Abu Dhabi adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Lawatan ke PEA merupakan kunjungan bilateral pertama Presiden Jokowi selama masa pandemi COVID-19.

"Saya akan pergunakan kunjungan ini (ke Persatuan Emirat Arab) untuk memperkuat kerja sama, terutama di bidang perdagangan dan investasi," kata Presiden Jokowi, Jumat (29/10), sebelum keberangkatan kunjungan kerja luar negeri.



Presiden Jokowi juga akan mengunjungi Dubai, selain Abu Dhabi di PEA.

"Akan terdapat pertemuan-pertemuan dengan bisnis yang akan saya hadiri, dan hasilnya akan baik bagi perekonomian kita. Tentunya, saya akan melakukan pertemuan dengan Putra Mahkota dan dengan Ruler of Dubai. Acara di Dubai akan saya akhiri dengan mengunjungi Dubai Expo, dimana kita memiliki Paviliun Indonesia," kata Presiden Jokowi saat itu.
 


 

Pewarta : Indra Arief Pribadi
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2024