Pemkab Kulon Progo menyelenggarakan kontes Kambing PE dan Sapi PO
Rabu, 13 Oktober 2021 12:05 WIB
Bupati Kulon Progo Sutedjo dan Ketua DPRD Kulon Progo Akhid Nuryati melihat Kambing PE dan Sapi PO juara kontes ternak di Pasar Hewan Terpadu Pengasih, Rabu (13/10). (ANTARA/Sutarmi)
Manado (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyelenggarakan kontes Kambing Peranakan Etawa (PE) dan Sapi Peranakan Ongole (PO) dalam rangka mendukung penyediaan bibit unggul pengganti bagi induk yang tidak produktif secara swadaya guna meningkatkan daya saing produksi.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Aris Nugroho di Kulon Progo, Rabu, mengatakan program pelaksanaan kontes ternak ini secara rutin dilaksanakan setiap tahun bekerja sama dengan Fakultas Peternakan UGM Yogyakarta yang dikemas pada HUT ke-70 Kabupaten Kulon Progo.
"Tujuan kontes ini dalam rangka mendorong peternak memproduksi bibit ternak berkualitas," kata Aris saat memberikan sambutan dalam acara Kontes Kambing Peranakan Etawa dan Sapi Peranakan Ongole 2021 di Pasar Hewan Terpadu Pengasih.
Ia mengatakan tujuan kontes ini juga dalam rangka memberikan apresiasi dan penghargaan kepada peternak yang mengembangbiakan bibit ternak unggul. Selain itu, kontes ini untuk meningkatkan pendapatan peternak.
"Berdasarkan pengakuan peternak yang juara dalam kontes ini, harga ternaknya tidak hanya naik, tapi ganti harga. Kambing PE yang masih kecil umur 3 tahun sudah dihargai Rp35 juta. Tentu, kontes ini meningkatkan harga jual ternak," katanya.
Aris mengatakan jumlah ternak yang mengikuti kontes sebanyak 211 ekor, yang terdiri dari sapi 47 ekor, Kambing PE dewasa 100 ekor, Kambing PE anakan 64 ekor.
"Tim juri yang terlibat dalam lomba ini sangat profesional dan ahli di bidangnya," kata Aris.
Bupati Kulon Progo Sutedjo mengapresiasi terselenggaranya kontes Kambing PE dan Sapi PO 2021. Meski masih dalam suasana pandemi COVID-19, kontes tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Ia mengatakan Kulon Progo merupakan daerah agraris. Hal ini bisa dilihat dari PDRB 2021 dari sektor pertanian masih mendominasi, yakni 14,56 persen, dan sebagian besar masyarakat bermata pencaharian sebagai petani. Sektor pertanian merupakan sektor yang tidak terdampak pandemi COVID-19.
"Pada masa pandemi COVID-19, sektor pertanian tumbuh positif, sehingga sektor pertanian menjadi perhatian utama Pemkab Kulon Progo," katanya.
Bupati Kulon Progo Sutedjo dan Ketua DPRD Kulon Progo Akhid Nuryati melihat Kambing PE dan Sapi PO juara kontes ternak di Pasar Hewan Terpadu Pengasih, Rabu (13/10). (ANTARA/Sutarmi)
Bupati Sutedjo mengatakan di sektor peternakan, Kulon Progo memiliki komoditas unggulan yakni Sapi PO dan Kambing PE yang bernilai ekonomi tinggi.
Saat ini, sudah ada beberapa peternak yang mengembangkan usaha peternakan dari hulu sampai hilir, seperti Gapoktan Tri Manunggal dari Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh.
"Kami berharap kontes ini mampu meningkatkan produksi bibit unggul dan meningkatkan pendapatan peternak," harapnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Aris Nugroho di Kulon Progo, Rabu, mengatakan program pelaksanaan kontes ternak ini secara rutin dilaksanakan setiap tahun bekerja sama dengan Fakultas Peternakan UGM Yogyakarta yang dikemas pada HUT ke-70 Kabupaten Kulon Progo.
"Tujuan kontes ini dalam rangka mendorong peternak memproduksi bibit ternak berkualitas," kata Aris saat memberikan sambutan dalam acara Kontes Kambing Peranakan Etawa dan Sapi Peranakan Ongole 2021 di Pasar Hewan Terpadu Pengasih.
Ia mengatakan tujuan kontes ini juga dalam rangka memberikan apresiasi dan penghargaan kepada peternak yang mengembangbiakan bibit ternak unggul. Selain itu, kontes ini untuk meningkatkan pendapatan peternak.
"Berdasarkan pengakuan peternak yang juara dalam kontes ini, harga ternaknya tidak hanya naik, tapi ganti harga. Kambing PE yang masih kecil umur 3 tahun sudah dihargai Rp35 juta. Tentu, kontes ini meningkatkan harga jual ternak," katanya.
Aris mengatakan jumlah ternak yang mengikuti kontes sebanyak 211 ekor, yang terdiri dari sapi 47 ekor, Kambing PE dewasa 100 ekor, Kambing PE anakan 64 ekor.
"Tim juri yang terlibat dalam lomba ini sangat profesional dan ahli di bidangnya," kata Aris.
Bupati Kulon Progo Sutedjo mengapresiasi terselenggaranya kontes Kambing PE dan Sapi PO 2021. Meski masih dalam suasana pandemi COVID-19, kontes tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Ia mengatakan Kulon Progo merupakan daerah agraris. Hal ini bisa dilihat dari PDRB 2021 dari sektor pertanian masih mendominasi, yakni 14,56 persen, dan sebagian besar masyarakat bermata pencaharian sebagai petani. Sektor pertanian merupakan sektor yang tidak terdampak pandemi COVID-19.
"Pada masa pandemi COVID-19, sektor pertanian tumbuh positif, sehingga sektor pertanian menjadi perhatian utama Pemkab Kulon Progo," katanya.
Bupati Kulon Progo Sutedjo dan Ketua DPRD Kulon Progo Akhid Nuryati melihat Kambing PE dan Sapi PO juara kontes ternak di Pasar Hewan Terpadu Pengasih, Rabu (13/10). (ANTARA/Sutarmi)
Bupati Sutedjo mengatakan di sektor peternakan, Kulon Progo memiliki komoditas unggulan yakni Sapi PO dan Kambing PE yang bernilai ekonomi tinggi.
Saat ini, sudah ada beberapa peternak yang mengembangkan usaha peternakan dari hulu sampai hilir, seperti Gapoktan Tri Manunggal dari Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh.
"Kami berharap kontes ini mampu meningkatkan produksi bibit unggul dan meningkatkan pendapatan peternak," harapnya.
Pewarta : Sutarmi
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bawaslu Kulon Progo sosialisasikan tentang Pemilu 2024 kepada disabilitas
25 May 2022 12:03 WIB, 2022
Pengamat: Puan-Ganjar harus mengkapitalisasi peristiwa politik menuju pilpres
18 May 2022 11:40 WIB, 2022
Pengurus Ponpes Kulon Progo mengharapkan penerbitan Perda Pesantren
08 November 2021 14:00 WIB, 2021
DPRD Kulon Progo memanggil DPUPKP bahas pemanfaatan Rusunawa Triharjo
05 November 2021 14:49 WIB, 2021
Polres Kulon Progo menggelar pelatihan SAR air hadapi potensi bencana
29 October 2021 14:25 WIB, 2021
Magelang dan Kulon Progo yang bekerja sama mengatasi penyakit menular
26 October 2021 9:39 WIB, 2021
Pergerakan penumpang di Bandara YIA Kulon Progo mulai naik 21,43 persen
25 October 2021 15:05 WIB, 2021
Kulon Progo mengusulkan tiga titik "exit tol" tumbuhkan ekonomi masyarakat
18 October 2021 8:33 WIB, 2021
Pelaku wisata Kabupaten Kulon Progo alami kendala teknis ajukan sertifikat CHSE
11 October 2021 15:08 WIB, 2021
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Pertamina Corporate Wellness 2025, perwira diajak konsisten jalani hidup sehat
10 February 2026 19:37 WIB