PON XX Papua -- Lifter Zul Ilmi sumbang emas untuk Aceh
Jumat, 8 Oktober 2021 14:42 WIB
Lifter Aceh Zul Ilmi memuncaki tangga podium kemenangan usai tampil di kelas 96kg putra PON XX Papua di Auditorium Uncen, Jayapura, Papua, Jumat (8/10/2021). (ANTARA/Andi Firdaus).
Manado (ANTARA) - Lifter Zul Ilmi mengemas medali emas untuk Provinsi Aceh dari cabang angkat besi kelas 96kg putra dengan total angkatan 330kg, setelah mancatat angkatan snatch 150kg dan clean and jerk 180kg di PON Papua di Jayapura, Jumat.
Sementara medali perak direbut oleh lifter Jawa Timur Sofyan Listianto yang membukukan total angkatan 318kg (snatch 140kg dan clean and jerk 178kg).
Lifter Lampung Roy Samsul Bahri berhak atas medali perunggu seusai mencatatkan angkatan total 311kg dengan snatch 138kg dan clean and jerk 173kg.
Pada pertandingan yang berlangsung di Auditorium Universitas Cenderawasih, Kabupaten Papua itu, Zul melaju mulus mengangkat barbel seberat 140kg, 145kg dan 150kg di kategori snatch.
Pada permulaan babak clean and snatch, Zul gagal terlebih dahulu saat melakukan angkatan pertama 175kg. Dia baru mampu mengangkat barbel seberat 175 kg itu di kesempatan kedua. Angkatan terbaik atlet berusia 25 tahun dicapai pada percobaan ketiga seberat 180kg.
Capaian itu sekaligus mencatatkan rekor baru PON kelas 96kg. Zul juga mencatatkan rekor baru nasional Pra PON Jabar di Bandung, Jawa Barat pada 2019 dari 328kg menjadi 330kg.
Sementara medali perak direbut oleh lifter Jawa Timur Sofyan Listianto yang membukukan total angkatan 318kg (snatch 140kg dan clean and jerk 178kg).
Lifter Lampung Roy Samsul Bahri berhak atas medali perunggu seusai mencatatkan angkatan total 311kg dengan snatch 138kg dan clean and jerk 173kg.
Pada pertandingan yang berlangsung di Auditorium Universitas Cenderawasih, Kabupaten Papua itu, Zul melaju mulus mengangkat barbel seberat 140kg, 145kg dan 150kg di kategori snatch.
Pada permulaan babak clean and snatch, Zul gagal terlebih dahulu saat melakukan angkatan pertama 175kg. Dia baru mampu mengangkat barbel seberat 175 kg itu di kesempatan kedua. Angkatan terbaik atlet berusia 25 tahun dicapai pada percobaan ketiga seberat 180kg.
Capaian itu sekaligus mencatatkan rekor baru PON kelas 96kg. Zul juga mencatatkan rekor baru nasional Pra PON Jabar di Bandung, Jawa Barat pada 2019 dari 328kg menjadi 330kg.
Pewarta : Andi Firdaus
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kapolresta Samarinda memberikan "reward" anggota peraih mendali di PON XX
25 October 2021 14:05 WIB, 2021
Panglima TNI kunjung ke Timika meingatkan prajurit tugas belum selesai
22 October 2021 13:57 WIB, 2021
Alami Insiden pada PON XX, Atlet Gantole dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
19 October 2021 10:22 WIB, 2021
Kemarin, dampak PON XX Papua hingga komitmen Mendag G20 pulihkan ekonomi
18 October 2021 8:43 WIB, 2021
PON XX Papua - Dhendy Krhistanto tambah emas Jabar melalui biliar snooker
14 October 2021 15:30 WIB, 2021