Saham Australia dibuka lebih tinggi
Selasa, 16 Maret 2021 8:08 WIB
Ilustrasi - Pasar Saham, Bursa Efek dengan bendera Australia.ANTARA/Shutterstock/pri (Shutterstock)
Sydney (ANTARA) - Pasar saham Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan Selasa pagi, didukung sesi yang kuat di Wall Street dengan Indeks Dow Jones dan S&P 500 berakhir di rekor tertinggi.
Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan ASX 200 bertambah 11,60 poin atau 0,17 persen menjadi 6.784,60 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries menguat 15,20 poin atau 0,22 persen menjadi 7.034,30 poin.
Bursa saham Eropa merosot karena lebih banyak negara menangguhkan distribusi vaksin COVID AstraZenenca di tengah laporan reaksi yang merugikan.
Namun pasar saham AS tidak terpengaruh, dengan S&P 500 dan Dow Jones ditutup pada rekor tertinggi dan Nasdaq bangkit kembali dengan kenaikan 1,10 persen.
"Pasar berjangka Asia Pasifik menunjukkan kawasan itu akan mengikuti petunjuk positif AS daripada memperhatikan kekhawatiran vaksin," kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy.
"Pasar global tampaknya mengambil pandangan bahwa ini adalah masalah khusus untuk Eropa, ketika logam-logam dasar menguat dan pasar mata uang diperdagangkan dengan tenang."
Di bursa lokal, saham-saham teknologi informasi dan real estat memimpin kenaikan, masing-masing menguat 1,34 persen dan 1,09 persen.
Di sektor keuangan, bank-bank besar beragam dengan Commonwealth Bank naik 0,32 persen, National Australia Bank turun 0,61 persen, Westpac Bank turun 0,20 persen dan ANZ turun 0,42 persen.
Saham-saham pertambangan juga bervariasi dengan BHP turun 1,59 persen, Rio Tinto turun 0,37 persen, Fortescue Metals naik 0,20 persen, dan penambang emas Newcrest naik 1,36 persen.
Produsen-produsen minyak dan gas merosot dengan Oil Search turun 1,13 persen, Santos turun 0,95 persen dan Woodside Petroleum turun 1,32 persen.
Supermarket terbesar Australia terangkat dengan Coles naik 0,48 persen dan Woolworths naik 0,41 persen.
Sementara itu saham raksasa telekomunikasi Telstra menyusut 0,65 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas tergelincir 0,36 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 0,70 persen.
Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan ASX 200 bertambah 11,60 poin atau 0,17 persen menjadi 6.784,60 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries menguat 15,20 poin atau 0,22 persen menjadi 7.034,30 poin.
Bursa saham Eropa merosot karena lebih banyak negara menangguhkan distribusi vaksin COVID AstraZenenca di tengah laporan reaksi yang merugikan.
Namun pasar saham AS tidak terpengaruh, dengan S&P 500 dan Dow Jones ditutup pada rekor tertinggi dan Nasdaq bangkit kembali dengan kenaikan 1,10 persen.
"Pasar berjangka Asia Pasifik menunjukkan kawasan itu akan mengikuti petunjuk positif AS daripada memperhatikan kekhawatiran vaksin," kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy.
"Pasar global tampaknya mengambil pandangan bahwa ini adalah masalah khusus untuk Eropa, ketika logam-logam dasar menguat dan pasar mata uang diperdagangkan dengan tenang."
Di bursa lokal, saham-saham teknologi informasi dan real estat memimpin kenaikan, masing-masing menguat 1,34 persen dan 1,09 persen.
Di sektor keuangan, bank-bank besar beragam dengan Commonwealth Bank naik 0,32 persen, National Australia Bank turun 0,61 persen, Westpac Bank turun 0,20 persen dan ANZ turun 0,42 persen.
Saham-saham pertambangan juga bervariasi dengan BHP turun 1,59 persen, Rio Tinto turun 0,37 persen, Fortescue Metals naik 0,20 persen, dan penambang emas Newcrest naik 1,36 persen.
Produsen-produsen minyak dan gas merosot dengan Oil Search turun 1,13 persen, Santos turun 0,95 persen dan Woodside Petroleum turun 1,32 persen.
Supermarket terbesar Australia terangkat dengan Coles naik 0,48 persen dan Woolworths naik 0,41 persen.
Sementara itu saham raksasa telekomunikasi Telstra menyusut 0,65 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas tergelincir 0,36 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 0,70 persen.
Pewarta : Apep Suhendar
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Saham-saham Australia sedikit menguat didorong sektor energi dan penambang
18 October 2021 9:11 WIB, 2021
Saham-saham Australia ditutup merosot, indeks S&P/ASX 200 anjlok 2,0 persen
01 October 2021 15:50 WIB, 2021
Saham Australia dibuka turun tajam, terseret saham penambang dan keuangan
01 October 2021 9:44 WIB, 2021
Saham-saham Australia setop kerugian 2 hari ditopang penambang dan keuangan
30 September 2021 9:28 WIB, 2021
Saham-saham Australia jatuh terseret keuangan, teknologi, imbas Evergrande
21 September 2021 9:39 WIB, 2021
Saham Australia jatuh di awal perdagangan terseret saham pertambangan
17 September 2021 9:13 WIB, 2021
Saham Australia merosot tertekan meningkatnya kasus COVID-19 bagian Victoria
01 June 2021 9:08 WIB, 2021
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
250 juta pengguna internet, Indonesia jadi pasar digital yang menjanjikan
14 September 2026 20:02 WIB
Wapres Gibran yakin Menkeu Suahasil figur tepat kelola APBN agar lebih sehat
14 September 2026 19:59 WIB