Minahasa Tenggara (ANTARA) - Sejumlah anggota Kelompok Pecinta Alam (KPA) di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, membersihkan kawasan hutan lindung Gunung Soputan dari sampah dan aksi coretan dari para pengunjung.

"Ini merupakan aksi solidaritas dari sejumlah anggota KPA di Minahasa Tenggara untuk membersihkan wilayah Gunung Soputan, yang merupakan kawasan objek wisata juga masuk dalam hutan lindung," kata koordinator aksi, Meydi Tewu, di Ratahan, Senin.

Ia mengungkapkan di balik keindahan alam Gunung Soputan, masih banyak ditemui sampah, bahkan coretan di sejumlah batu yang tentunya jika dibiarkan berpotensi mengganggu kelestarian dan keindahan alam.

“Kalau tidak kita dan kalau bukan saat ini, kapan lagi? Sebab apabila terus dibiarkan, bisa jadi ancaman. Padahal, keindahan Gunung Soputan ini telah diproyeksikan Pemkab Minahasa Tenggara sebagai destinasi wisata unggulan,” katanya.

Ia menuturkan pencinta alam dari daerah lainnya, seperti Langowan, Kabupaten Minahasa, ikut melakukan aksi solidaritas untuk menjaga kelestarian Gunung Soputan.

Pihaknya menggunakan peralatan seadanya dalam kegiatan itu, namun tidak menjadi penghalang bagi para pencinta alam ini untuk menyingkirkan sampah dan coretan di batu.

"Langkah kecil dari kami ini diharapkan dapat menggugah kesadaran dan semangat dari para pencinta alam lainnya, bahkan seluruh masyarakat untuk bersama menjaga kelestarian alam, bukan hanya di Gunung Soputan saja, tapi juga di tempat lainnya," jelasnya.

Selain itu, katanya, untuk mewujudkan kesadaran menjaga kelestarian alam Gunung Soputan dibutuhkan peran serta seluruh pihak, termasuk para pengunjung yang datang untuk menikmati keindahan alam gunung itu.

“Tentunya para pencinta wisata petualangan ingin menikmati alam yang indah dan bersih. Karena itu kami mengajak semua pengunjung, mencintai alam ini, seperti ungkapan Bupati James Sumendap, ‘dengan menjaga alam niscaya alam akan menjaga kita," tandasnya.

Pewarta : Jerusalem Mendalora
Editor : Jorie MR Darondo
Copyright © ANTARA 2024