Jakarta (ANTARA) - Bintang anyar Everton, James Rodriguez, mencetak gol perdananya di Liga Inggris ketika membantu timnya melumat West Bromwich Albion dengan skor 5-2 di Goodison Park, Liverpool, Sabtu.

Tim tamu dalam laga itu dipaksa main dengan 10 pemain sejak pengujung babak pertama menyusul pengusiran Kieran Gibbs, yang diperparah dengan kartu merah untuk manajer Slaven Bilic.

Gol James dan Michael Keane menyelingi raihan trigol yang dibukukan oleh Dominic Calvert-Lewin dalam kemenangan tersebut, sedangkan dua gol West Brom dicetak oleh Grady Diangana dan Matheus Pereira.



Hasil itu membuat Everton untuk sementara melompat ke puncak klasemen dengan koleksi enam poin penuh, sembari menunggu hasil rangkaian pekan kedua yang setidaknya masih ada tiga laga lain hari ini.

Sedangkan West Brom terperosok di dasar klasemen dengan catatan nirpoin dan selisih gol defisit enam, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.

Mengawali pertandingan dengan percaya diri, Everton justru tertinggal karena gagal mengantisipasi serangan balik West Brom pada menit ke-10 yang diakhiri sepakan Diangana demi menaklukkan kiper Jordan Pickford.

Pickford lantas dipaksa mengamankan tembakan Callum Robinson yang kembali mengancam, sebelum tiang gawang menyelamatkan Everton dari kelalaian Yerry Mina menutup ruang tembak Jake Livermore.

Tuan rumah akhirnya bangkit menyamakan kedudukan pada menit ke-31 lewat sontekan tumit Calvert-Lewin yang awalnya dianggap offside oleh hakim garis, tapi wasit bersama VAR mengesahkannya.

Kerja keras Everton membalikkan keadaan membuahkan hasil tepat di pengujung babak pertama James mencetak gol perdana di Liga Inggris, yang disusul drama dua kartu merah untuk West Brom.

Kartu merah pertama diberikan kepada Kieran Gibbs atas pelanggaran tanpa bola terhadap James pada menit pertama injury time.

Lantas seusai peluit istirahat berbunyi, Slaven Bilic memprotes keputusan tersebut yang dijawab oleh wasit Mike Dean dengan kartu merah juga untuk manajer West Brom itu.




West Brom bisa menyamakan kedudukan dua menit memasuki babak kedua lewat eksekusi tendangan bebas cantik dari Pereira, tetapi kondisi jumlah pemain yang timpang perlahan menggerogoti jalannya pertandingan.

Everton kembali memimpin pada menit ke-54 saat Keane berada di posisi yang tepat untuk menyambar bola muntah hasil penyelamatan tak sempurna kiper Sam Johnstone atas sundulan Richarlison.

Tim tamu berusaha membalas lagi, tetapi Lucas Digne berada di posisi tepat untuk menyapu umpan tarik Robinson, yang praktis menjadi peluang terakhir West Brom sepanjang laga itu.

Calvert-Lewin mencetak gol keduanya pada menit ke-62 setelah meluncur demi menyontek umpan tarik matang kiriman Richarlison di muka gawang.

Lantas empat menit kemudian, Calvert-Lewin melengkapi raihan trigolnya menyambut sepak pojok James demi memperdaya Johnstone sekaligus membuat keunggulan Everton kian lebar 5-2.

Situasi 10 lawan sembilan dan unggul tiga gol membuat Everton kian percaya diri. Pada menit ke-77, Richarlison menyarangkan bola umpan Gylfi Sigurdsson ke gawang West Brom tapi golnya dianulir karena offside.

Tak ada peluang berarti hingga peluit tanda laga usai berbunyi memastikan kemenangan 5-2 bagi Everton, yang pekan depan bakal bertandang ke markas Crystal Palace pada Sabtu (26/9) diselingi laga putaran ketiga Piala Liga Inggris di kandang tim kasta ketiga, Fleetwood Town.

Sedangkan West Brom pekan depan akan menjamu Chelsea di The Hawthorns pada Sabtu (26/9) diselingi laga putaran ketiga Piala Liga kontra Brentford empat hari sebelumnya.



Susunan pemain:

Everton (4-3-3): Jordan Pickford; Seamus Coleman, Yerry Mina, Michael Keane, Lucas Digne; Abdoulaye Doucoure (Gylfi Sigurdsson), Allan, Andre Gomes; James Rodriguez (Moise Kean), Dominic Calvert-Lewin (Alex Iwobi), Richarlison
Pelatih: Carlo Ancelotti

West Bromwich Albion (5-4-1): Sam Johnstone; Darnell Furlong, Semi Ajayi, Kyle Bartley, Dara O'Shea, Kieran Gibbs; Matheus Pereira (Matthew Phillips), Jake Livermore, Romaine Sawyers (Sam Field), Grady Diangana (Kyle Edwards); Callum Robinson
Pelatih: Slaven Bilic
 

Pewarta : Gilang Galiartha
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2024