Gregoria sumbang poin pertama untuk Garuda, kalahkan Ruselli
Jumat, 11 September 2020 19:30 WIB
Tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung mengalahkan Ruselli Hartawan dengan skor 13-21, 21-18, 21-17 dalam ajang simulasi Piala Uber 2020 yang digelar di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (11/9/2020). (Tim PBSI)
Jakarta (ANTARA) - Tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung menyumbang poin pertama untuk tim Garuda setelah mengalahkan wakil tim Banteng Ruselli Hartawan dalam Simulasi Piala Uber 2020.
Pada laga Jumat sore di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Gregoria menaklukkan Ruselli dalam waktu 67 menit dengan 13-21, 21-18, 21-17.
Pertarungan antara Gregoria dan Ruselli berjalan sengit karena keduanya bermain agresif untuk saling kejar mengejar poin, mulai dari gim pertama hingga gim terakhir.
Pada gim penentu, pertarungan semakin seru dan ritme permainan meningkat.
Gregoria dan Ruselli juga saling menyerang satu sama lain, namun Gregoria lebih gesit yang dengan cepat mengamankan poin-poin akhir dan memenangkan pertandingan.
"Di gim pertama, saya masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Di gim kedua, saya mulai bisa membaca permainan lawan. Di gim terakhir, baru saya kejar dan berusaha mati-matian," kata Gregoria usai laga.
Meski memenangkan partai pertama, Gregoria mengaku masih belum puas terhadap penampilannya sendiri pada Simulasi Piala Uber.
Namun dia bertekad untuk terus memperbaiki kekurangan sekaligus meningkatkan performanya.
Dari tiga laga yang dijalani Gregoria pada ajang ini dia mengantongi dua kemenangan saat melawan Ruselli sore ini dan Fitriani Rabu 9 September dengan 21-15, 21-10.
Namun ketika berhadapan dengan Putri Kusuma Wardani pada Kamis kemarin, Gregoria bertekuk lutut 17-21, 21-5, 18-21.
"Secara keseluruhan, saya masih belum puas dengan penampilan saya sendiri di simulasi ini. Saya masih sering membuat kesalahan sendiri dan daya tahan tubuh haus lebih ditingkatkan lagi," kata Gregoria.
Lebih lanjut dia mengharapkan tim Garuda bisa menjadi pemenang ajang simulasi Piala Uber yang berlangsung selama tiga hari itu.
Pada laga Jumat sore di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Gregoria menaklukkan Ruselli dalam waktu 67 menit dengan 13-21, 21-18, 21-17.
Pertarungan antara Gregoria dan Ruselli berjalan sengit karena keduanya bermain agresif untuk saling kejar mengejar poin, mulai dari gim pertama hingga gim terakhir.
Pada gim penentu, pertarungan semakin seru dan ritme permainan meningkat.
Gregoria dan Ruselli juga saling menyerang satu sama lain, namun Gregoria lebih gesit yang dengan cepat mengamankan poin-poin akhir dan memenangkan pertandingan.
"Di gim pertama, saya masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Di gim kedua, saya mulai bisa membaca permainan lawan. Di gim terakhir, baru saya kejar dan berusaha mati-matian," kata Gregoria usai laga.
Meski memenangkan partai pertama, Gregoria mengaku masih belum puas terhadap penampilannya sendiri pada Simulasi Piala Uber.
Namun dia bertekad untuk terus memperbaiki kekurangan sekaligus meningkatkan performanya.
Dari tiga laga yang dijalani Gregoria pada ajang ini dia mengantongi dua kemenangan saat melawan Ruselli sore ini dan Fitriani Rabu 9 September dengan 21-15, 21-10.
Namun ketika berhadapan dengan Putri Kusuma Wardani pada Kamis kemarin, Gregoria bertekuk lutut 17-21, 21-5, 18-21.
"Secara keseluruhan, saya masih belum puas dengan penampilan saya sendiri di simulasi ini. Saya masih sering membuat kesalahan sendiri dan daya tahan tubuh haus lebih ditingkatkan lagi," kata Gregoria.
Lebih lanjut dia mengharapkan tim Garuda bisa menjadi pemenang ajang simulasi Piala Uber yang berlangsung selama tiga hari itu.
Pewarta : Rr. Cornea Khairany
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
15 pebulutangkis Indonesia berlaga di hari kedua Indonesia Masters 2025
22 January 2025 10:08 WIB, 2025
Presiden Jokowi beri bonus Olimpiade Rp1,65 miliar, Gregoria bersyukur
15 August 2024 15:28 WIB, 2024
Tiga wakil bulu tangkis Indonesia siap perebutkan tempat di babak utama Olimpiade Paris
31 July 2024 8:09 WIB, 2024