Direksi srikandi dorong perempuan perkuat sinergi BUMN

id Bumn, sinergi bumn, lkbn antara, srikandi bumn

Direktur Keuangan, MSDM, dan Umum LKBN Antara, Nina Kurnia Dewi (tengah) saat menghadiri kegiatan Srikandi BUMN. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Jakarta (ANTARA) - Jajaran direksi srikandi di badan usaha milik negara (BUMN) mendorong peran kaum perempuan agar lebih maksimal dalam menyinergikan instansi plat merah di Tanah Air.

"Kami terakhir kumpul tahun lalu, diharapkan ke depan rutin tiga bulan sekali untuk membicarakan bagaimana peran perempuan di seluruh BUMN lebih maksimal," kata Direktur Hubungan Kelembagaan Mandiri Alexandra Askandar  pada kegiatan Halal Bihalal Srikandi BUMN di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan pertemuan para srikandi di lingkup BUMN diharapkan dapat saling berbagi informasi dalam upaya sinergi instansi plat merah tersebut.

Sementara itu, Direktur Keuangan, MSDM, dan Umum LKBN Antara Nina Kurnia Dewi mengatakan bahwa peran kaum perempuan di tubuh BUMN cukup besar untuk memajukan perekonomian nasional.

Ia mengatakan kegiatan tersebut ditujukan untuk saling berbagi informasi antarjajaran direksi BUMN untuk memajukan lembaga.

"Jumlah kita di WhatsApp grup masih 30 hingga 40, sementara untuk jumlah BUMN 140 artinya belum semua BUMN ada wanitanya," kata dia.

Oleh sebab itu, ia berharap ke depan peran kaum perempuan semakin baik dalam memajukan BUMN sebagai salah satu wadah untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

Secara umum ia berpandangan kaum perempuan memiliki kemampuan multitasking sehingga bisa berbuat banyak dalam berbagai hal. Kemampuan itu diharapkan juga terealisasi di LKBN Antara sebagai salah satu BUMN.

"Saya melihat perempuan di Antara perlu menonjolkan kelebihannya yang mana mungkin pekerjaan bisa dilahap banyak-banyak," ujar dia.

Menurut dia, perempuan di LKBN Antara sudah harus tahu bagian mana yang terlebih dahulu dijadikan prioritas dalam bekerja.
Baca juga: Hari Kartini, sosok enam srikandi BUMN

Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar