Gandeng kedai kopi lokal, Javaroma akan lebarkan bisnis

id Javaroma,Kopi

Head of Communication Javaroma Aria Santoso (kanan), bersama Ketua Asosiasi Kopi Specialty Indonesia, Syafudin (kedua kanan) didampingi Presiden ASEAN Coffee Federation (ACF) Victor Mah (kedua kiri), dan Director, Community Affairs at ASEAN, Lee Yoong Yoong dalam konferensi pers kompetisi perdana ASEAN Barista Team Championship 2019 (ABTC19) di Jakarta, Senin (1/7/2019). ANTARA/Zubi Mahrofi/am.

Jakarta (ANTARA) - Kedai kopi asal Italia, Javaroma Bottega Del Caffe, akan melebarkan jaringan bisnisnya di Indonesia Indonesia dengan menggandeng para pemilik kedai kopi di Indonesia untuk berkolaborasi.

"Saat ini kami telah membuka Javaroma kafe di Universitas Indonesia. Kami juga menyambut baik kedai kopi lokal untuk berkolaborasi," ujar Head of Communication Javaroma Aria Santoso usai konferensi pers kompetisi perdana ABTC19 di Jakarta, Senin.

Ia mengaku Javaroma tengah gencar meningkatkan kekuatan nilai mereknya (brand value) untuk dapat melakukan ekspansi ke beberapa negara di seluruh dunia.

"Pilihan pertama untuk melebarkan jaringan bisnis Javaroma adalah di Pulau Jawa, Indonesia. Pulau lain yang sedang dilirik adalah Bali," katanya.

Ia mengharapkan ekspansi itu tidak hanya mendukung pertumbuhan bisnis Javaroma, tetapi juga dapat menambah pengemar kopi di dalam negeri yang akhirnya berdampak pada meningkatnya ekonomi para petani kopi nasional.

"Industri kopi Indonesia cukup menjanjikan, mengingat banyak ragam jenis kopi baik arabica maupun robusta. Setiap daerah memiliki andalannya," katanya.

Dengan melakukan kolaborasi terhadap kedai kopi lokal, Aria berharap pengetahuan mengenai metode penyajian kopi akan semakin baik.

"Banyak cara untuk menyajikan kopi, diantaranya French Press, tubruk dan yang menggunakan es," katanya. French Press adalah perangkat menyeduh kopi dipatenkan oleh desainer Italia Attilio Calimani pada 1929.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga berharap dapat memberi pengetahuan bagi para petani, mulai dari teknik menanam, cara pengolahan, serta membaca perubahan iklim agar menghasilkan kualitas kopi yang premium.

Baca juga: Indonesia tuan rumah kompetisi barista ASEAN

Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar