Palembang (ANTARA) - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mengingatkan pengemudi yang melalui jalan tol Palembang - Lampung harus istirahat bila sudah kelelahan.

Apalagi tol Palembang - Kayuagung - Lampung itu cukup panjang sehingga pengemudi harus beristirahat, kata Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Dwi Asmoro di Palembang, Minggu.

Jadi pengemudi bila terjadi tidur sesaat maka harus berhenti terlebih dahulu karena itu pertanda sudah kelelahan, ujar dia.

Itu sangat berbahaya sehingga perlu istirahat di posko yang sudah disiapkan.

"Beristirahatlah di tempat yang aman dan jangan di pinggir jalan tol tersebut. Apalagi di daerah Sodong perbatasan Kayuagung, Sumsel dengan Lampung itu rawan kriminal," katanya.

Dalam kesempatan itu dia juga mengingatkan para petugas untuk mengurai kemacetan bila telah terjadi antrian panjang.

Bila terjadi antri lebih dari lima kilometer maka kendaraan harus diurai, ujar dia.

Kemungkinan bisa terjadi antri panjang di pintu tol sehingga secepatnya direkayasa lalulintas.

Oleh karena itu bila ada pertemuan antara tol dengan jalan negara maka kendaraan akan diatur atau dikeluarkan untuk menghindari antri yang panjang.

Dalam upaya untuk mengatur arus lalulintas tersebut pihaknya mendirikan dua posko khusus.

Dua posko khusus tersebut berada di Kayuagung dan wilayah Banyuasin, Sumsel.

Jadi bila antri hingga lima kilometer maka kendaraan akan diuraikan, kata dia.

Penguraian kemacetan lalulintas itu penting agar arus mudik dan balik lebaran nanti menjadi lancar.

Menyinggung mengenai kemacetan di wilayah Polres Banyuasin, dia mengatakan, kemungkinan antri mobil tidak terlalu panjang karena jalan yang rusak sudah diperbaiki.
 
Sejumlah kendaraan melintasi jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapal Betung) Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel, Sabtu (1/6/2019). ANTARA FOTO/Feny Selly/ama. (ANTARA FOTO/FENY SELLY)

Pewarta: Ujang Idrus
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019