Partisipasi memilih di Papua Barat 88 persen

id Papua Barat

Antrean masyarakat di salah satu TPS di Manokwari, Papua Barat, untuk menyalurkan hak suara mereka pada pemilu serentak 17 April 2019 (Foto/ANTARA/TOYIBAN)

Manokwari (ANTARA) - Angka partisipasi masyarakat untuk memilih atau menyalurkan hak suaranya pada pemilihan umum (Pemilu) serentak tahun 2019 di Papua Barat mencapai 88 persen.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat, Amus Atkana di Manokwari, Minggu, mengatakan Papua Barat berhasil melampaui target nasional. Capaian ini dinilai tertinggi dari setiap pemilu yang selama ini dilaksanakan.

"Target kita 78,5 persen, tapi kita semua bisa mengangkatnya menjadi 88 persen. Ini keberhasilan semua pihak, dan kami ucapkan terimakasi kepada masyarakat," ucap Amus.

Atkana mengutarakan, pemilu serentak yang menggabungkan lima pemilihan menjadi satu ini cukup melelahkan. Ia pun turut berbelasungkawa terhadap penyelenggara yang wafat dalam melaksanakan tugas.

"Mereka sangat gigih hingga jiwanya dipertaruhkan demi pelaksanaan pesta demokrasi," ujarnya.

Sejauh ini, tiga orang penyelenggara pemilu di Papua Barat meninggal dunia dan 11 orang menjalani perawatan. Ia memastikan pemerintah tidak akan tutup mata terhadap jasa mereka.

"Sudah disetujui presiden dan saat ini sudah diproses di Kementerian Keuangan. Kami pun diperintahkan untuk melakukan verifikasi," tambahnya.

Pascapemilu, ia mengajak semua pihak menjaga situasi agar Papua Barat tetap aman. Pihak-pihak tidak puas dengan hasil penghitungan agar menempuh proses sesuai aturan.

"Undang-undang sudah mengatur kalau ada perselisihan suara bisa menempuh jalur di MK. Manfaatkan cara-cara yang bermartabat agar masyarakat mendapat edukasi yang baik," tukasnya.

Pewarta : Toyiban
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar