Jalur mudik lintas kabupaten di Madura mulai diperbaiki

id Jalur Mudik Lebaran,ramadhan 1440 H,sambut ramadhan,tradisi ramadhan,bulan puasa,puasa ramadhan

Perbaikam jalur mudik lintas kabupaten di Madura (ANTARA/Abd Aziz)

Pamekasan (ANTARA) - Jalur mudik lintas kabupaten yang menghubungi empat kabupaten di Pulau Madura kini mulai diperbaiki, mulai dari kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan hingga di Kabupaten Sumenep.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Pamekasan Totok Hartono, berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Pemprov Jatim, perbaikan jalur mudik lintas Madura itu ditargetkan selesai hingga H-7 Lebaran.

"Yang menjadi fokus perbaikan memang pada jalur utama, seperti jalur penghubung kabupaten di empat kabupaten di Madura, termasuk jalur mudik tingkat kabupaten," kata Totok.

Totok menjelaskan, saat ini pihaknya juga mulai melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian untuk pengamanan arus mudik Lebaran, termasuk bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Timur.

Sementara itu, jalur mudik lintas Madura yang terlihat mulai dikerjakan di Jalan Provinsi di Kabupaten Bangkalan, Jalan Provinsi di Kabupaten Sampang, dan beberapa titik di Jalan Provinsi di Kabupaten Pamekasan dan Sumenep.

Perbaikan jalur mudik ini, umumnya dikerjakan pada malam hari, guna mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas.

Selain jalan raya di jalur mudik, persiapan lain yang juga dilakukan Pemkab Pamekasan adalah pengamanan dan pembuatan pos pantau.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Pamekasan Ajib Abdullah, sebagaimana pada musim mudik Lebaran tahun lalu, pada musim mudik Lebaran tahun ini pihaknya juga akan melakukan pemantauan langsung di lapangan mulai H-7 hingga H+7 Lebaran.

"Pemantauan nantinya akan dilakukan di beberapa titik di Pamekasan, baik di terminal, maupun di sepanjang jalan protokol di Pamekasan inj," katanya.*

Baca juga: Arus mudik di Pelabuhan Biak diperkirakan meningkat H-7

Baca juga: Menhub bagi tips buat pemudik yang melintasi tol satu arah


 

Pewarta : Abd Aziz
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar