Puluhan rumah di Gunung Tuleh Pasaman Barat terancam rubuh

id Terancam ambruk,gunung tuleh,pasaman barat

Jajaran Pemerintah Kecamatan dan Polsek Gunung Tuleh meninjau lokasi gerusan air Sungai Batang Kenaikan yang mengakibatkan puluhan rumah terancam ambruk.

Simpang Empat, Sumbar (ANTARA) - Puluhan unit rumah di Jorong Sudirman Nagari Kiawai Kecamatan Gunung Tuleh , Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, terancam ambruk masuk sungai akibat gerusan air yang meruntuhkan tebing di sekitar lokasi itu.

Saat ini beberapa rumah masyarakat hanya berjarak sekitar sepuluh meter dari tebing sungai. "Gerusan air sungai Batang Kenaikan mengakibatkan tebing di Kampung Koto Dalam Jorong Sudirman runtuh dan mengancam rumah yang ada didekatnya," kata Camat Gunung Tuleh, Randy Hendrawan di Simpang Empat, Jumat.

Ia mengatakan kondisinya semakin parah sejak banjir besar April lalu. Saat ini empat unit rumah masyarakat hanya berjarak beberapa meter dari tebing sungai. Saat volume air naik, kondisi tebing terus roboh dan semakin dekat dengan rumah masyarakat.

Jika kondisi ini dibiarkan besar kemungkinan puluhan rumah masyarakat di kawasan padat penduduk itu akan terancam amblas. Kontur tanah pada bagian tebing sangat labil, ditambah dengan hantaman aliran sungai yang sangat kuat. "Beberapa waktu lalu kita sempat menyarankan warga untuk menempati rumah kerabat yang aman karena khawatir rumah tersebut roboh dan memakan korban jiwa," ujarnya.

Setelah melakukan peninjauan pada Kamis (16/5) pihaknya berharap Balai Wilayah Sungai bisa mengambil tindakan cepat baik berupa normalisasi atau pembuatan penahan tebing sungai. "Masyarakat sekitar saat ini sudah mulai khawatir dan takut menempati rumah mereka. Sebab sebagai daerah yang dekat dengan pegunungan tidak menutup kemungkinan akan terjadi banjir bandang atau bertambahnya debit air dalam waktu singkat," ujarnya
.
Salah seorang warga, Rudi (40) meminta Pemerintah Provinsi Sumbar atau pemerintah pusat memberikan perhatian khusus. "Jika dibiarkan berlama-lama bisa dipastikan perkampungan mereka akan terbawa arus sungai," katanya.*

Baca juga: Abrasi sungai di Kapuas Hulu sulit diatasi

 

Pewarta : Altas Maulana
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar