UNBK Babel peringkat lima terbaik nasional

id UNBK

Peserta UNBK di SMAN 4 Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat menyelesaikan soal ujian nasional berbasis komputer di Pangkalpinang, Selasa (2/4). (Babel.antaranews.com/Aprionis)

Pangkalpinang (ANTARA) - Hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) siswa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil meraih ke-lima terbaik nasional dengan nilai 50,00.

"Alhamdulillah tahun ini hasil UNBK Babel yang disampaikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meraih peringkat kelima terbaik se-Indonesia dan hasil UN seluruh siswa tidak ada yang nilainya nol," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Babel, M.Soleh di Pangkalpinang, Senin.

Ia mengatakan hasil UN tingkat nasional, provinsi terbaik yang hasil UNBK tertinggi peringkat pertama diraih Provinsi DIY dengan nilai 52,33. Peringkat kedua diraih Provinsi Kepulauan Riau dengan nilai 51,74.

Peringkat ketiga diraih DKI Jakarta dengan nilai 51,42. Peringkat keempat Provinsi Jawa tengah dengan nilai 50,90 dan peringkat kelima Provinsi Kepulauan Babel dengan nilai 50,00. Sedangkan peringkat keenam diraih Provinsi Bali dengan nilai 49,72.

"Meski ini tahun pertama seluruh SMA/SMK di Kepulauan Babel melaksanakan UN berbasis komputer, ini membuktikan integritas dan kejujuran tinggi. Dari dulu untuk integritas selalu diperingkat dua dan terus kita pertahankan," ujarnya.

Menurut dia berhasilnya Babel meraih peringkat kelima terbaik untuk UNBK ini, Dinas Pendidikan akan terus menggencarkan program untuk meningkatkan mutu sekolah dan mendorong prestasi siswa.

"Keberhasilan Babel meraih peringkat kelima ini akan kita pertahankan. Begitu juga program-program kita," ujarnya.

Ia menambahkan untuk pengumuman UN dapat dilaksanakan pada 6-9 Mei 2019. Khusus Babel akan dilaksanakan pada 7 Mei 2019, sedangkan pengumuman kelulusan akan dilaksanakan pada 13 Mei mendatang.

"Mudah-mudahan hasil UNBK tahun depan semakin baik dan kualitas pendidikan yang semakin berdaya saing di tingkat nasional dan internasional," katanya. ***3***

Pewarta : Aprionis
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar