Ganjil-genap direlaksasi, positif COVID-19 di Kota Bogor melonjak

id Kasus positif COVID-19,ganjil-genap,Dinas Kesehatan Kota Bogor,Bima Arya

Ganjil-genap direlaksasi, positif COVID-19 di Kota Bogor melonjak

Petugas memegang petunjuk ganjil-genap saat pemberlakuan perpanjangan PPKM di Kota Bogor. (FOTO ANTARA/HO-Humas Setdakot Bogor)

Bogor, Jabar (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Jawa Barat, merilis data warga "Kota Hujan" itu yang yang terkonfirmasi positif COVID-19 pada Jumat (5/3) melonjak lagi sebanyak 134 orang setelah diberlakukan kebijakan relaksasi kendaraan ganjil-genap yang diumumkan mulai Selasa (2/3) 2021.

Dengan data itu, terjadi lonjakan lagi di mana setelah selama empat hari berturut-turut sebelumnya, penambahan kasus positif COVID-19 selalu di bawah angka 100.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya memutuskan memberhentikan sementara kebijakan ganjil-genap kendaraan bermotor pada akhir pekan di kota itu selama dua pekan ke depan, karena indikator penanganan COVID-19 semakin membaik.

Bima Arya selaku Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor membuat keputusan tersebut setelah menerima masukan dari pemangku kepentingan pada rapat Satgas Penanganan COVID-19 di Bogor, Selasa (2/3).

Aturan ganjil genap yang diberlakukan setiap akhir pekan di Kota Bogor sebenarnya dinilai efektif dalam mengurangi jumlah kasus COVID-19, dan mampu mengurangi titik kerumunan.

Bima Arya mengumumkan menghentikan sementara kebijakan ganjil-genap di Kota Bogor selama dua pekan, karena dinilai telah memberikan dampak yang baik terhadap perkembangan penanganan COVID-19.

"Semua indikator trendnya membaik. Penularan COVID-19 trennya menurun, angka kesembuhan terus naik, angka kematian menurun, ketersediaan tempat tidur untuk pasien COVID-19 di rumah sakit juga membaik," katanya.

Menurut Dinkes dengan adanya tambahan 134 tersebut, maka jumlah total kasus positif COVID-19 di Kota Bogor sampai Jumat naik menjadi 12.463 kasus.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 11.066 kasus positif telah dinyatakan sembuh, 205 kasus positif meninggal dunia, serta 1.192 kasus positif masih sakit dan dalam perawatan.

Kasus positif yang meninggal dunia, pada Jumat ini juga terjadi tambahan lima kasus, sehingga kasus positif meninggal dunia jadi 205 kasus.

Baca juga: Indikator COVID-19 membaik, Kota Bogor hentikan sementara ganjil/genap

Baca juga: Pemkot Bogor lanjutkan ganjil-genap kendaraan bermotor mulai Sabtu

Baca juga: Turun selama 10 hari, kasus positif COVID-19 di Kota Bogor naik lagi

 

Pewarta : Riza Harahap
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar