Berita sepekan: Inovasi kampus hingga banjir di sejumlah daerah

id Inovasi Perguruan Tinggi,Pandemi COVID-19,Banjir Donggala-Toli Toli,Banjir Kabupaten Sigi,Banjir Sorong,Longsor Sorong,Banjir Gunung Mas

Banjir landa Desa Rogo, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Senin (14/9/2020). ANTARA/Basri Marzuki

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita bidang humaniora dari berbagai daerah menjadi perhatian banyak pembaca selama sepekan mulai dari perguruan tinggi yang disebut berinovasi tinggi selama pandemi hingga bencana banjir dan longsor di sejumlah daerah.

1. Kemendibud sebut terjadi lompatan perguruan tinggi dalam berinovasi

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Prof Nizam mengatakan terjadi lompatan perguruan tinggi dalam berinovasi terutama pada masa pandemi COVID-19.

"Saatnya menjadikan Indonesia unggul dalam kedaulatan teknologi dan reka cipta, layaknya garuda yang terbang dengan sayap, paruh dan kakinya yang kokoh," ujar Nizam dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (14/9).

2. Jembatan alternatif di jalan transprovinsi Donggala-Toli Toli terputus

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Donggala, membuat debit air sungai yang ada di Desa Tompe, Kecamatan Sirenja menjadi bertambah deras dan mengakibatkan sebuah jembatan di daerah itu terputus, Minggu sore (13/9).

Akibatnya, akses jalan transprovinsi yang menghubungkan Kabupaten Donggala dan Kabupaten Toli-toli tidak dapat dilewati.

3. Puluhan rumah di Kabupaten Sigi rusak diterjang banjir bandang

Sebanyak 68 rumah di Desa Rogo, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah mengalami kerusakan dan terendam lumpur akibat banjir bandang.

Dari jumlah kerusakan, 41 rumah mengalami rusak berat dan 27 rumah rusak ringan. Saat ini warga desa masih mengungsi ke tempat aman guna mengantisipasi banjir susulan.

4. Hujan deras di Sorong sebabkan banjir dan longsor, dua meninggal

Sejumlah kawasan di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, terendam banjir dan dua warga meninggal dunia akibat tertimbun longsor setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut pada Rabu (16/9) sejak pukul 16.00 hingga 21.00 WIT.

Pantauan di lapangan, kawasan Klademak depan BRI, Jalan Nuri, Tanjung Pinang, kawasan Ataqwa, kilometer delapan, dan kilometer 10 terendam banjir hingga menyebabkan kemacetan dan banyak kendaraan roda dua milik warga yang mogok.

5. Sembilan kecamatan di Kabupaten Gunung Mas terendam banjir

Akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi di bagian hulu Sungai Kahayan dalam dua hari terakhir, lebih dari 1.000 rumah di beberapa desa di sembilan kecamatan di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, terendam banjir.

Petugas BPBD setempat masih menunggu laporan dari wilayah yang terkena dampak. (T.D018)

Pewarta : Dewanto Samodro
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar