Korem 121/Abw dan Persit beri bantuan korban banjir di Jelai Hulu

id korem 121/abw,bantuan korban banjir,ketapang,BANJIR KETAPANG

Korem 121/Abw dan Persit Koorcab Rem 121 membantu meringankan beban warga yang menjadi korban bencana alam banjir, di wilayah Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalbar. ANTARA/Handout/aa.

Pontianak (ANTARA) - Korem 121/Abw dan Persit Koorcab Rem 121 membantu meringankan beban warga yang menjadi korban bencana alam banjir di wilayah Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Danrem 121/Abw Brigjen TNI Ronny, di Ketapang, Selasa, mengatakan bantuan itu sebagai bentuk kepedulian TNI dalam hal ini Korem 121/Abw terhadap korban banjir.

Dia menjelaskan, pihaknya bersama dengan unsur forkopimda dan instansi terkait memberikan bantuan berupa sembako, pakaian layak pakai dan obat-obatan serta air minum bersih kepada masyarakat yang menjadi korban banjir itu.

"Saudara-saudara kita sekarang ini sangat membutuhkan bantuan, apa pun bentuk bantuan yang diberikan sangatlah berarti bagi mereka. Karena mereka saat ini tidak bisa bekerja dan beraktivitas akibat banjir," katanya lagi.
Baca juga: Infrastruktur rusak akibat banjir bandang Entikong segera diperbaiki

Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Jelai ini terjadi akibat intensitas hujan yang cukup tinggi, sehingga menyebabkan aliran Sungai Jelai meluap dan menyebabkan banjir terutama di sebagian permukiman warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai itu.

Selain memberikan bantuan, Korem 121/Abw juga membuat posko siaga banjir bersama dengan instansi lain, untuk membantu dalam penyaluran bantuan kepada warga masyarakat yang membutuhkan tersebut.

"Tentunya kita semua berdoa semoga bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat untuk saudara-saudara yang sedang mengalami musibah, dan semoga bencana banjir ini segera selesai," katanya pula.

Data dari Pemprov Kalbar sebagian daerah hulu sungai provinsi itu, seperti Kabupaten Kapuas Hulu, Melawi dan Sintang, di kawasan pesisir sungai dan dataran rendah saat ini mengalami bencana banjir, sehingga menyebabkan masyarakat harus mengungsi ke dataran yang lebih tinggi.
Baca juga: Banjir meluas, transportasi darat di Kapuas Hulu-Kalbar lumpuh
Baca juga: Melawi Kalbar dilanda banjir dan tanah longsor

Pewarta : Andilala
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar