Battle of Surabaya dan Soekarno hangatkan Belanda

id Festival FILM Indonesia Belanda,Battle of Surabaya,film Soekarno

Sutradara Film Battle of Surabaya Aryanto Yuniawan dan film Soekarno karya Hanung Bramantyo hadir di Pekan Film Indonesia yang digelar Gedung Bioskop Kriterion Amsterdam, Belanda selama dua hari pada akhir pekan dan diskusi usai tayangan. (HO/KBRI)

London (ANTARA) - Kedutaan besar Den Haag menggandeng CinemAsia mengelar Indonesian Film Weekend mengulang kesuksesan partisipasi pada CinemAsia Film Festival 2018 yang diadakan di Gedung Bioskop ternama Kriterion Amsterdam, Belanda selama dua hari pada akhir pekan (7 dan 8 /12).

Fungsi Pensosbud KBRI Denhaag, Counsellor Fery Iswandy dalam keterangan yang diterima Antara London, Senin, menyebutkan berbeda dengan tahun lalu yang menghadirkan banyak film dari berbagai negara, tahun ini KBRI Den Haag dan CinemAsia menyuguhkan dua film spesial Indonesia Battle of Surabaya dan Soekarno sekaligus dua sutradara terkenal dari kedua film tersebut.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja saat membuka Indonesian Film Weekend menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas hadirnya dua film Indonesia tersebut di Amsterdam. “Semoga masyarakat internasional dapat menikmati dan lebih mengenal Indonesia yang kaya dengan berbagai film berkualitas dan berhasil meraih berbagai penghargaan tingkat dunia,” ujarnya.

Dubes menyaksikan antusiasme dan penuhnya teater oleh penonton dari berbagai lapisan malam. "Kami sangat optimis perfilman Indonesia akan semakin diakui dunia dan dapat mendorong para sineas Indonesia untuk menghasilkan karya terbaiknya ke depan," ujar Dubes Puja.

Baca juga: Pesona film Indonesia di Festival Rotterdam

Baca juga: GoetheHaus putar film kisah pekerja migran Indonesia di Belanda


Sementara itu, Direktur Eksekutif CinemAsia, Yoon Shik Boxman menyampaikan terima kasihnya atas kerja sama dan dukungan KBRI Den Haag sehingga penyelenggaraan festival sesuai dengan harapan.

Disampaikan apresiasi kepada kedua sutradara Indonesia yang berkenan hadir langsung dari Indonesia pada festival tahun ini. “Festival yang sungguh luar biasa. Selama tujuh tahun menyelenggarakan film festival di Belanda, baru kali ini saya melihat antusiasme penonton begitu besar dan tetap berada di teater hingga diskusi berakhir. Bahkan diskusi harus kami sudahi meskipun masih banyak pertanyaan dari penonton karena terbatasnya waktu".

Film Battle of Surabaya karya Aryanto Yuniawan ditayangkan Sabtu (7/12) sementara film Soekarno karya Hanung Bramantyo menjadi film penutup Pekan Film Indonesia Minggu (8/12).

Dalam kesempatan terpisah baik Aryanto Yuniawan maupun Hanung Bramantyo merasa bangga dan berterima kasih karena film mereka ditayangkan pada Indonesian Film Weekend tahun ini oleh KBRI Den Haag dan CinemaAsia. Kedua film berhasil menarik perhatian besar pecinta film Indonesia di Belanda dan menghangatkan suasana dingin kota Amsterdam, Belanda.*

Baca juga: APFI siap jadi lokomotif industri perfilman nasional

Baca juga: Daftar lengkap pemenang Piala Citra FFI 2019


Pewarta : Zeynita Gibbons
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar