Babel buka Kantor Pemasaran Produk Unggulan di Australia

id kantor pemasaran produk unggulan

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung,Erzaldi Rosman Djohan. ANTARA/Aprionis

Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membuka Kantor Pemasaran Produk Unggulan di Sydney, Australia, guna meningkatkan nilai produk provinsi penghasil lada putih itu ke pasar dunia.

"Kita sudah resmi memiliki kantor pemasaran produk unggulan Bangka Belitung di Sydney, sehingga lebih mempromosikan dan menjual perdagangan, turisme, dan investasi daerah ini ke luar negeri," kata Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia mengatakan hadirnya Kantor Pusat Penasaran tersebut, Babel dapat memperkenalkan produk unggulannya hingga ke mancanegara, sekaligus memberi kesempatan bagi para pelaku UKM untuk meningkatkan produk unggulannya, salah satunya produk-produk turunan dari lada.

Baca juga: Gubernur Babel sebut Indonesia penghasil lada terbesar dunia

"Ini jelas akan berdampak dan membawa manfaat untuk masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi agar produk unggulan Babel menjadi lebih baik," ujarnya.

Menurut dia dengan adanya pusat pemasaran di Australia, sangat membantu produk-produk masyarakat agar dapat di jual keluar.

"Kami selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas dari produk, termasuk kuantitasnya juga berupaya untuk lebih mengenal IT, sehingga masyarakat atau produsen-produsen bisa go internasional," katanya.

Ia menambahkan selama ini eksport lada dari Bangka dan Belitung tidak dibawa ke Surabaya, Jakarta dan Medan, karena kecenderungan ada oknum-oknum masyarakat Indonesia mencampur lada, sehingga lada Babel mutu dan harga jadi turun karena sudah dicampur.

"Kita bersyukur dapat bertemu dengan Indonesia Your Hand. Di bawah naungan Indonesia Your Hand, produk Babel bisa terbantu terjual dan kita akan terus berupaya agar mutu produk asal Babel, akan terus diperbaiki," katanya. 

Baca juga: Tingkatkan konsumsi lada, ternyata ini manfaatnya
Baca juga: Kemendag: Pertemuan IPC produsen lada bahas stabilisasi harga dunia

 

Pewarta : Aprionis
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar