Papua terkini, Manokwari kondusif jelang aksi damai DAP

id papua terkini,aksi damai DAP,manokwari,papua barat

Suasana di salah satu sudut Kota Manokwari, Kamis (19/9/2019) pagi, menjelang aksi damai Dewan Adat Papua (DAP). ANTARA/Toyiban/am.

Manokwari (ANTARA) - Situasi keamanan di Manokwari, Papua Barat, pagi ini masih cukup kondusif menjelang aksi damai yang dikoordinir Dewan Adat Papua (DAP) wilayah III/Doberay.

Kepala Biro Operasional Polda Papua Barat, Kombes Pol Muchammad Sagi pada apel pasukan di Mapolda, Kamis, menyebutkan saat ini personil pengamanan sudah bersiaga di sejumlah titik.

"Saya baru saja dari lapangan, personel Polres Manokwari dibantu Brimob Nusantara sudah ada di lokasi. Ada yang kami tempatkan di kantor DAP, di Sanggeng juga Amban," kata Sagi

Baca juga: Polres Manokwari endus provokator aksi damai Kamis

Dalam pengamanan ini, polisi berusaha untuk mengambil langkah antisipasi agar tidak ada aksi anarkis selama aksi damai DAP berlangsung. Sesuai surat pemberitahuan yang diserahkan ke Polres Manokwari, aksi itu akan dimulai pada pukul 10.00 WIT.

Ia mengemukakan, hari ini juga akan ada kegiatan ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Lapangan Borarsi. Selain aksi, personel juga disiapkan untuk mengamankan kegiatan ibadah tersebut.

"Ibadah KKR akan dimulai jam 4 sore, maka lambat jam 3 seluruh personil pengamanan harus sudah berada di lokasi," kata Karo Ops lagi.

Baca juga: Polisi antisipasi kericuhan lanjutan di Manokwari

Seluruh personel yang dipersiapkan untuk mengamankan seluruh kegiatan di Manokwari hari ini sebanyak 9 satu satuan setingkat kompi (SSK) atau 900 personel.

"Khusus untuk kegiatan ibadah pola pengamanan kita berbeda dengan kegiatan lain. Yang kita amankan adalah orang-orang yang hendak beribadah," ujarnya lagi.

Ia mengimbau, seluruh personel bersikap humanis dalam mengamankan kegiatan tersebut. Meskipun demikian harus tetap sigap untuk mengantisipasi penyusup.

"Kita berharap aksi damai DAP hari ini tidak mengganggu kegiatan ibadah. Lebih bagus lagi kalau tidak ada aksi, sehingga masyarakat bisa beribadah dengan tenang," katanya berharap.

Baca juga: Papua terkini, Pemuka agama diutamakan dalam penyelesaian masalah

Pewarta : Toyiban
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar